• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Tapal Kuda

Gus Amak: Urban Farming Cara Menjaga Ketahanan Pangan Perkotaan

Gus Amak: Urban Farming Cara Menjaga Ketahanan Pangan Perkotaan
Sambutan Gus Amak pada Seminar Pangan LPPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)
Sambutan Gus Amak pada Seminar Pangan LPPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan Gus H M Nailurrochman mengatakan, model pertanian urban farming merupakan gaya baru pertanian tingkat perkotaan. Hal itu diungkapkan pada saat acara seminar ketahanan pangan di Aula PCNU Kota Pasuruan, Selasa (28/11/2023).

 

"Karena perkotaan itu lahannya terbatas sehingga tepat untuk menjaga ketahanan pangan," katanya.

 

Kepala Pesantren Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan menambahkan, jika urban farming tidak terpikirkan, lama kelamaan masyarakat akan makan beras sintetis.

 

"Beras sintetis merupakan beras yang dibuat dari bahan-bahan makanan yang ada terdiri dari singkong atau bahan pangan yang ada kemudian dibuat beras," tambahnya.

 

Oleh karena itu, Gus Amak sapaan akrabnya mengajak masyarakat menjaga ketahanan pangan untuk masa depan kita karena ini akan menjadi perang masa depan. "Siapa yang menguasai lumbung pangan dialah yang berkuasa," ujarnya.

 

Menurutnya, saat ini bukan waktunya lagi perang senjata, melainkan mereka yang memiliki ketahanan pangan  itulah yang berdaulat, kuat dan bisa mengendalikan negara lain.

 

"Negara kita sangat berpotensi memiliki kedaulatan dan ketahanan pangan, tinggal bagaimana pengelolaan kebijakan dan keberpihakannya," ungkapnya.

 

Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Jawa Timur menegaskan setiap kota pasti memiliki potensi namun sering kali belum digali dengan optimal.

 

"Kami di NU hanya membantu mendorong masyarakat agar mereka tidak diam tanpa memikirkan perubahan ke depan," tegasnya.

 

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo, Rektor Universitas Merdeka Pasuruan Sulistyawati dan jajaran PCNU Kota Pasuruan.


Tapal Kuda Terbaru