• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Tapal Kuda

Gus Milad Bilang Santri dan Alumni Pesantren Wajib Cintai NU

Gus Milad Bilang Santri dan Alumni Pesantren Wajib Cintai NU
Haul ke-1 KH Mahfudz Basya di Pesantren Darul Mukhlashin Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. (Foto: NOJ/Siti Nurhaliza)
Haul ke-1 KH Mahfudz Basya di Pesantren Darul Mukhlashin Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. (Foto: NOJ/Siti Nurhaliza)

Probolinggo, NU Online Jatim

KH Khusnu Milad atau Gus Milad, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, berpesan kepada para santri dan alumni di pesantren tersebut agar mencintai Nahdlatul Ulama. Bahkan, dia bilang adalah suatu kewajiban bagi santri dan alumni mencintai dan mengikuti organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia tersebut.


Hal itu disampaikan Gus Milad saat menyampaikan sambutan dalam acara Haul ke-1 KH Mahfudz Basya, pendiri Pesantren Darul Mukhlashin di Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (24/02/2022). Dia menyampaikan, sanad keilmuan Kiai Basya menyambung kepada ulama-ulama NU.


"Sanad keilmuan santri dan alumni tidak bisa dipisahkan dengan KH Mukhlas Ahmad Ghozi selaku ayahanda KH Mahfudz Basya, juga dengan KH Ahmad Shiddiq Jember yang merupakan keluarga dari ibunyai Rif'ah Susannah (Istri KH Mahfudz Basya). Oleh karena itu santri dan alumni wajib cinta terhadap NU, karena guru-guru kita adalah tokoh NU yang sangat kental dengan ke-Aswajaan-nya,"katanya.


Ia juga menyampaikan bahwa silaturahmi antara alumni harus tetap terjaga sampai kapan pun. “Jika alumni tidak bisa hadir ke pesantren, maka saya harap alumni bisa istiqamah untuk membaca Al-Fatihah selesai shalat dikhususkan untuk Pondok Pesantren Darul Mukhlashin," ujar Gus Milad.


Sementara itu, Nyai Makhtumah yang mengisi mauidlah hasanah menyampaikan bahwa sosok Kiai Basya patut diteladani. “Karena beliau adalah alim allamah yang sangat sabar, sangat mengayomi terhadap keluarga beserta santri, juga beliau adalah tokoh yang sangat cerdas,"  ucap adik kandung Kiai Basya itu.


Babussalam selaku Ketua Majelis Alumni Darul Mukhlashin menyampaikan rasa syukurnya karena bisa menyambung silaturrahim dengan keluarga pesantren, kendati sang pendiri sudah meninggal dunia. Sebab, berkat dari Kiai Basya, banyak murid alumni Pesantren Darul Mukhlashin menjadi orang sukses.


Ia juga mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran ratusan alumni yang memenuhi halaman pesantren. "Rugi alumni yang tidak hadir hari ini, karena beliau (KH Mahfudz Basya) kita yakin secara ruhiyah pasti hadir di tengah-tengah kita,” ucap Babussalam.


Tapal Kuda Terbaru