• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Tapal Kuda

Harlah Ke-96, NU Lumajang Santuni Dhuafa

Harlah Ke-96, NU Lumajang Santuni Dhuafa
Silaturahim dan santunan dhuafa serta Harlah ke-96 NU di Masjid Al-Islah Raudlatul Falah Kebonan, Yosowilangun, Lumajang, Ahad (30/01/2022). (Foto: NOJ/ Imama Malik Hakim)
Silaturahim dan santunan dhuafa serta Harlah ke-96 NU di Masjid Al-Islah Raudlatul Falah Kebonan, Yosowilangun, Lumajang, Ahad (30/01/2022). (Foto: NOJ/ Imama Malik Hakim)

Lumajang, NU Online Jatim                            

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang beserta Badan Otonom (Banom) NU mengadakan santunan kepada dhuafa di Masjid Al-Islah Raudlatul Falah Desa Kebonan, Kecamatan Yosowilangun pada Ahad (30/01/2022).

 

Kegiatan yang juga dikemas dengan silaturahim dengan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se Kabupaten Lumajang ini merupaka rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 NU.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU Lumajang H Jamaluddin mengingatkan seluruh Banom NU harus menciptakan kemandirian secara ekonomi dan kebutuhan lain di masyarakat.

 

“Insyaallah dari oleh-oleh kami di kegiatan Muktamar NU di Lampung nanti ada yang namanya Badan Usaha Milik NU. Badan ini berupa unit-unit usaha seperti NU Corporation. Jadi, nantinya di masing-masing cabang, dan MWCNU diharapkan ada unit usaha yang merupakan bagian dari Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

 

Ia juga memaparkan tentang penguatan organisasi yang didapat dari Muktamar NU di Lampung. “Program prioritas dan program strategis yang harus dilakukan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu insyaallah tidak akan terfokus di pusat. Tetapi akan langsung turun ke bawah (Turba) yaitu ke wilayah dan cabang. Mudah-mudahan ini semua mendapatkan kemudahan-kemudahan dari Allah SWT,” jelasnya.

 

H jamaludin juga menyampaikan adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan pascabencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru. Satgas itu ada yang fokus di kantor PCNU Lumajang, kemudian di MWCNU Candipuro, dan satu lagi di MWCNU Pronojiwo.

  

“Sekarang sudah masuk dalam proses transisi dan relokasi. PCNU diberi jatah membangun Hunian Sementara (Huntara) dengan kuota 250 unit yang masing-masing bangunannya itu senilai Rp17 juta. Sehingga bila digabungkan menjadi RP4 miliar lebih. Mohon dukungan dari para kiai dan ustadz di MWCNU se-Kabupaten Lumajang,” tandasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru