• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Tapal Kuda

Husnul, Kader Ansor Lumajang Kembangkan Produk Minuman Kelapa Kopyor

Husnul, Kader Ansor Lumajang Kembangkan Produk Minuman Kelapa Kopyor
Husnul, kader Ansor asal Kecamatan Klakah saat menunjukkan produk olahan kelapa kopyor dalam kemasan botol hasil inovasinya. (Foto: NOJ/Sufyan Arif)
Husnul, kader Ansor asal Kecamatan Klakah saat menunjukkan produk olahan kelapa kopyor dalam kemasan botol hasil inovasinya. (Foto: NOJ/Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim
Husnul, kader Ansor asal Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang menekuni dan mengembangkan minuman kelapa kopyor sejak 2014 lalu. Lumajang ini dikenal sebagai salah satu penghasil buah kelapa terbesar di Jawa Timur (Jatim).


Kelapa kopyor yang biasa disebut kelapa tidak jadi ini mulai disukai banyak kalangan. Apalagi kelapa kopyor Lumajang mempunyai cita rasa dan tekstur unik yang berbeda dengan daerah lainnya.


"Kualitasnya tidak kalah dengan daerah lain, kelebihannya mempunyai ukuran super, daging empuk dan gurih," katanya kepada NU Online Jatim, Rabu (25/05/2022).


Pria berumur 40 tahun ini mengaku, awal mula dirinya membuka dan mengembangkan bisnis minuman kelapa kopyor ini karena terdorong dari tidak adanya minuman tersebut di Lumajang yang notabenenya salah satu 10 kabupaten penghasil kelapa terbesar di Jawa Timur, maka sangat disayangkan jika minim pemanfaatannya.


"Saya baca-baca berita dan artikel tidak ada satu pun menyebut Lumajang sebagai produsen minuman kelapa kopyor di Jatim, yang ada hanya Sumenep, Jember, dan Situbondo. Sangat disayangkan, padahal Lumajang sangat potensial," terangnya.


Husnul menjelaskan, sejak menekuni bisnis ini hingga kini daya beli masyarakat terus meningkat yang awalnya sangat sulit pemasarannya karena harga yang relatif tinggi 6 kali lipat dari kelapa biasa dan minimnya masyarakat yang tahu apa itu kelapa kopyor.


"Sebagian orang menganggap kelapa ini rusak padahal berkhasiat. Alhamdulillah lambat laun mulai banyak yang suka, bahkan sering dijadikan jamuan tamu-tamu penting yang berkunjung ke Lumajang dan omset yang kami dapat sampai 9 juta perbulan," jelasnya.


Dirinya kini tidak hanya menyediakan minuman kelapa kopyor yang butiran saja, sekarang juga menyediakan yang kemasan botol sehingga lebih praktis dinikmati disetiap waktu dan momen-momen lainnya.


"Yang butiran biasanya saya kirim ke beberapa wilayah di Jawa Barat dan Jakarta. Pada akhirnya ketika tidak bisa mengirim lagi karena ada penerapan lockdown, saya mencoba berinovasi membuat produk kelapa kopyor dalam kemasan botol satu-satunya di Lumajang," ungkap Wakil Ketua lV bidang ekonomi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor Kecamatan Klakah ini.


Kendala utama yang selama ini dialami dirinya adalah buah kelapa kopyor itu sendiri yang terbilang langka, karena tidak semua pohon kelapa menghasilkan kelapa kopyor, jika menghasilkan pun dalam satu pohon hanya ada beberapa saja.


"Dan juga ketahanan kelapa kopyor kemasan botol masih kurang, sehingga tidak bisa menjangkau konsumen lebih luas lagi. Di suhu ruang hanya 8 jam, jika di dinginkan di frazer bertahan hanya empat hari, itupun sensasi kelapa kopyornya berkurang," pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru