• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Mei 2022

Tapal Kuda

Kader Pelajar NU Kota Pasuruan Menggelar Festival Banjari

Kader Pelajar NU Kota Pasuruan Menggelar Festival Banjari
Pelaksanaan Festival Banjari. (Foto: NOJ/Winda)
Pelaksanaan Festival Banjari. (Foto: NOJ/Winda)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Pasuruan menggelar Festival Seni Al Banjari tingkat SMA sederajat se-Jawa Timur, Ahad (28/11/2021). Kegiatan ini dilaksanakan di gedung kesenian Kota Pasuruan.

 

Moch Izzat N, Ketua Pelaksana mengatakan acara ini bertujuan agar kader-kader muda NU bisa mencintai Rasulullah dengan adanya lantunan-lantunan sholawat.

 

"Karena kita sebagai pemuda, kalau kita tidak banyak-banyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW nanti siapa yang membantu kita saat di hari kiamat nanti," katanya.

 

Festival ini diikuti oleh sekitar 30 peserta, setiap satu peserta terdapat 10 orang. Sedangkan untuk juri terbang adalah Ustadz Udin, juri vokal adalah Ustadz Nada, dan juri adab adalah Ustadz Adzim. 

 

Abdurrohman Mim Masyriqi, Ketua IPNU Kota Pasuruan menjelaskan bahwa acara ini memang menjadi  target dan cita-citanya serta untuk percontohan event besar se-Jatim dengan prokes ketat. Artinya, pandemi bukan alasan untuk kita tidak bergerak dan mati gaya.

 

"Alhamdulillah, sangat kondusif dan tertib. Peserta memakai masker saat tampil, panitia dan seluruh yang terlibat dalam acara tetap dengan aturan prokes ketat," lanjutnya

 

Ahmad Bahrin Nada, juri vokal mengatakan menjadi juri itu harus memahami ilmu yang menjadi poin-poin pada kriteria penilaian. Bersikap adil, tidak memihak siapa pun, dan menghindari intervensi dari pihak manapun. 

 

"Tak jarang saya jumpai pihak-pihak yang menyepelekan kemampuan yang saya miliki dalam menilai banjari, terutama mereka yang merasa lebih senior dan merasa lebih mumpuni dalam bidang ini," terangnya.

 

Menurutnya ada dua persiapan untuk menjadi juri vokal di antaranya yaitu persiapan jangka panjang dan jangka pendek. 

 

"Persiapan jangka panjang, tentunya saya harus memahami apa saja kriteria penilaian pada lomba banjari, mempelajari ilmunya. Dalam hal ini pengalaman sangat diperlukan, karena semakin banyak jam terbang maka semakin jeli kita dalam menilai suatu penampilan," ungkapnya.

 

Persiapan jangka pendek yaitu menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup.

 

"Karena di hari-H perlombaan, dibutuhkan fokus dan kejelian agar tidak capek," ujarnya.

 

Dalam acara ini, panita untuk mengambil 7 pemenang menurut hasil penilaian juri. Terbaik 7 dari Sunan Drajat Lamongan, Terbaik 6 dari SMKN 2 Pasuruan, Terbaik 5 MA Nurul Jadid, Terbaik 4 dari SMKN 1 Pasuruan, Terbaik 3 dari MAN 2 Pasuruan, Terbaik 2 dari MA Darut Taqwa, Terbaik 1 dari MA Assufiyyani Lamongan, dan Solo terbaik dari MA Probolinggo.


Tapal Kuda Terbaru