• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Tapal Kuda

Kiai Marzuki Resmikan Peluncuran Gerai Kulakan LPNU Kota Pasuruan

Kiai Marzuki Resmikan Peluncuran Gerai Kulakan LPNU Kota Pasuruan
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, saat peluncuran Gerai Kulakan LPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida)
Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, saat peluncuran Gerai Kulakan LPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/ Diana Putri Maulida)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kota Pasuruan resmi meluncurkan Gerai Kulakan pada Sabtu (26/02/2022). Peluncuran yang dibuktikan dengan pemotongan pita itu dilakukan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.


Dalam sambutannya, Kiai Marzuki berpesan agar pengurus LPNU dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak sehingga produk yang dipasarkan di gerai kulakan semakin beragam.


"Upayakan untuk terus menjalin kolaborasi dengan pengusaha lokal yang sifatnya saling menguntungkan," pesannya.


Merespons hal itu, Ketua PC LPNU Kota Pasuruan, Ahmad Fauzan menjelaskan, pihak yang dimaksud seperti Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) yang berfokus pada bidang pengelolaan pertanian serta kehutanan.


"Jadi, selain sembako juga ada komoditi hasil dari pertanian. Nah, harapannya guna mendapat hal itu masyarakat tidak perlu jauh-jauh, karena target kita adalah satu RW satu gerai," terangnya.


Hal tersebut menurut Fauzan selaras dengan jargon yang dicetuskan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan, Gus Muhammad Nailurrochman atau Gus Amak, yakni BTS atau Belonjo Toko Sebelah.


"Beberapa komoditi yang ada di gerai itu bahkan lebih murah dari yang biasanya. Contohnya air mineral, kita ambil langsung produknya milik LPNU Lamongan, mereknya NU Drizce,” tambah Fauzan.


Ia mengungkapkan, dari 43 calon pemilik gerai yang telah lolos verifikasi tahap pertama, 25 di antaranya telah menerima pendistribusian sembako dari gudang kulakan. Sisanya, akan dilanjutkan bersamaan dengan proses verifikasi tahap kedua yang melibatkan lebih dari 40 peserta.
 


"Sampai kemarin (verifikasi tahap kedua), ada 15 yang lolos. Sekali verifikasi itu butuh sekitar 30 sampai 45 menit. 15 orang ini, nanti masih menunggu peserta yang lain, setelah jumlahnya cukup baru kita adakan bimbingan teknis (bimtek) lagi," pungkas Fauzan.


Tapal Kuda Terbaru