• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 30 November 2022

Tapal Kuda

Kick Off 1 Abad NU, Ratusan Nahdliyin Bondowoso Ikuti Mujahadah Kubro

Kick Off 1 Abad NU, Ratusan Nahdliyin Bondowoso Ikuti Mujahadah Kubro
Ratusan Nahdliyin Bondowoso mengikuti Mujahadah Kubro, Ahad (21/08/2022) dini hari. (Foto: NOJ/ Sholahudin Ghazali)
Ratusan Nahdliyin Bondowoso mengikuti Mujahadah Kubro, Ahad (21/08/2022) dini hari. (Foto: NOJ/ Sholahudin Ghazali)

Bondowoso, NU Online Jatim

Ratusan Nahdliyin membanjiri halaman Masjid KH Hasyim Asy'ari  Kabupaten Bondowoso pada Ahad (21/08/2022) dini hari. Kehadiran Nahdliyin ini untuk mengikuti Mujahadah Kubro sebagai pelaksanaan Kick Off Satu Abad NU Bondowoso bersama KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.


Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso, KH Abdul Qodir Syam dalam sambutannya menjelaskan, identitas dalam berjam'iyah merupakan tolok ukur dari sebuah konsistensi.


"Hari ini, kita harus berani menampakkan dan menunjukkan identitas diri, menyatakan bahwa kita adalah pejuang yang menggerakkan masyarakat Indonesia, untuk selalu istiqamah dalam ajaran yang telah diwariskan oleh para salafunas sholih yakni Islam yang berlandaskan Ahlussunah Wal Jama'ah An-Nahdiyah," jelasnya.


Sementara itu, Gus Salam mengapresiasi semangat Nahdliyin di Bondowoso dalam menyambut satu Abad NU.


"Ini pertama kali saya berpidato tengah malam. Semangat perjuangan Nahdliyin di Bondowoso begitu luar biasa, asalkan yang mengundang adalah NU, jam berapapun harus hadir, selain karena panggilan kader, di sana juga ada barakah para muassis," kata Gus Salam.


Pengaush Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang itu mengingatkan, kunci kesuksesan organisasi adalah kekompakan atau soliditas.


"Ada satu kunci untuk sukses mencapai cita-cita dalam berorganisasi, yaitu kekompakan. Selama kita masih tercerai berai, maka cita-cita dalam berjam'iyah itu sangat sulit untuk kita raih," tandasnya.


Dipimpin Rais Syuriyah PCNU Bondowoso, KH Junaidi Mu'thi, lantunan dzikir memecah keheningan malam, munajat dan do'a-do'a terbaik dilangitkan. Di usia yang tidak lagi muda, berharap NU tetap diberikan kekuatan dalam menjaga agama dan bangsa.


Penulis: Sholahudin Ghazali


Editor:

Tapal Kuda Terbaru