• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Tapal Kuda

LAZISNU di Lumajang Berdayakan Dhuafa dengan Ternak Kambing

LAZISNU di Lumajang Berdayakan Dhuafa dengan Ternak Kambing
Pengurus LAZISNU di Senduro saat memberikan dan melihat langsung warga Binaan ternak Kambing. (Foto: Istimewa)
Pengurus LAZISNU di Senduro saat memberikan dan melihat langsung warga Binaan ternak Kambing. (Foto: Istimewa)

Lumajang, NU Online Jatim
NU Care-Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang mendapat sokongan dana dari Pengurus Wilayah (PW) LAZISNU Jawa Timur untuk memberdayakan dhuafa dengan berternak kambing.
 

Abdul Kamal, Ketua LAZISNU Ranting Desa Pandansari menuturkan, para dermawan di desanya sudah banyak mempercayakan kepada LAZISNU dalam menyalurkan sebagian rezeki untuk orang yang berhak melalui program menarik yang tekah disusun.
 

"Sehingga kita diamanahi LAZISNU Jatim untuk program bina desa senilai Rp10 juta. Dana itu kami jadikan kambing untuk disalurkan kepada para dhuafa tetap kami yang terdata 70 lebih. Ada 4 kambing sudah disalurkan kepada dhuafa di dua dusun," ungkapnya saat melihat kambing di salah satu warga binaannya, Sabtu (26/03/2022).
 

Dirinya menambahkan, satu dhuafa mendapat satu kambing betina yang sudah siap berkembang biak. Namun, sebelum memberikan kambing ini, timnya akan melakukan survei lapangan terlebih dahulu.
 

"Ini sudah berjalan tiga mingguan. Untuk ternak ini kami cari dhuafa yang siap kandang dan siap merawat. Ini murni untuk kesejahteraan dan murni bantuan, sehingga selalu kita kontrol serta melakukan pembinaan kepada para peternak," lanjutnya.
 

Dirinya berharap, program ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga kurang mampu. Menurutnya, program ini sudah mendapat apresiasi dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Senduro yang akan dikembangkan untuk ranting-ranting lainnya.
 

 

"Kambing itu sekali beranak biasanya sampai tiga bahkan lebih. Setelah beranak, nanti anak kambing sepenuhnya kami berikan kepada peternak. Untuk induknya nanti kami pindahkan kepada warga kurang mampu lainnya yang ingin juga beternak. Dan jenis kambing tergantung permintaan warga," tandasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru