• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Tapal Kuda

LPBINU Lumajang Bekali Pramuka Keterampilan Penanganan Bencana

LPBINU Lumajang Bekali Pramuka Keterampilan Penanganan Bencana
LPBINU Lumajang bekali Gudep SDN Karangbendo 04 Tekung dengan keterampilan penanganan bencana. (Foto: NOJ/Imam Malik Hakim )
LPBINU Lumajang bekali Gudep SDN Karangbendo 04 Tekung dengan keterampilan penanganan bencana. (Foto: NOJ/Imam Malik Hakim )

Lumajang, NU Online Jatim
Pada peringatan hari lahir Pramuka setiap 14 Agustus biasanya diisi dengan Perkemahan Sabtu Minggu atau Persami. Namun hal berbeda dilakukan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Lumajang. 


Di momentum Hari Pramuka ke-61 tahun ini, PC LPBINU Lumajang diundang Gugus Depan atau Gudep SDN Karangbendo 04, Kecamatan Tekung. Tujuannya guna mengisi materi Satuan Pendidikan Aman Bencana atau SPAB, Sabtu (13/08/2022).


“Gugus Depan atau Gudep SDN Karangbendo 04 Tekung mengundang kami dan dikemas dengan materi kebencanaan,” kata Ketua PC LPBINU Lumajang, Abdul Majid Ridwan.


Dikemukakan bahwa pada ulang tahun ke-61 Pramuka tersebut, pihak sekolah tidak semata mengasah keterampilan simpul dan pemahaman api unggun. Akan tetapi yang juga penting adalah agar mereka paham penanggulangan bencana.


“Pramuka peduli kebencanaan sudah banyak dilakukan di daerah, khususnya di Jawa Timur. Termasuk seperti memberikan penanggulangan bencana saat terjadi erupsi Semeru 2021 silam,” katanya.


Dijelaskan Ridwan, bahwa Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur turut membantu evakuasi para korban selama bencana terjadi. Oleh sebab itu, menurut dia sudah saatnya Pramuka di sekolah dasar agar mengetahui dan mempraktikkan ilmu kebencanaan tersebut.


“Pramuka ini adalah ujung tombak dalam ketangguhan bangsa. Kami berikan materi peduli pengurangan risiko bencana dalam satuan pendidikan aman bencana kami singkat SPAB,” ujar dia.


Dirinya bangga karena selama kegiatan, ada ratusan peserta yang secara aktif mengikuti materi. Mereka juga demikian antusias menyimak keterangan yang disampaikan selama acara berlangsung.


“Harapan terbesar dari LPBINU di hari Pramuka ini agar materi yang sudah disampaikan dapat dimanfaatkan secara benar. Karena bencana alam tidak bisa diprediksi kapan datangnya, maka materi SPAB pengurangan risiko bencana sangat penting bagi anak,” ungkapnya.


Di akhir keterangan, dirinya juga berharap agar keberadaan Pramuka semakin tangguh. Hal tersebut tentu sebagai bukti kepedulian kepada negara.


“Yang dilakukan adalah dengan mengabdi secara sempurna kepada negara dan peduli terhadap kemanusiaan agar semua selamat dan aman,” pungkasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru