• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Tapal Kuda

LPPNU Kota Pasuruan Adakan Seminar Ketahanan Pangan Urban Farming

LPPNU Kota Pasuruan Adakan Seminar Ketahanan Pangan Urban Farming
Pembukaan seminar ketahanan pangan oleh PC LPPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)
Pembukaan seminar ketahanan pangan oleh PC LPPNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Pasuruan menggelar seminar ketahanan pangan bertajuk 'Postiononing NU Perkotaan dan Kontribusinya dalam Mewujudkan Ketahanan Berbasis Urban Farming' di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kota setempat, Selasa (28/11/2023).


Ketua Pengurus Wilayah (PW) LPPNU Jawa Timur, Ghufron Ahmad Yani mengatakan, setiap tahun lahan di perkotaan bahkan di Indonesia semakin sempit jikalau tidak memikirkan ketahanan pangan 10 tahun lagi mau makan apa, oleh karena itu model urban farming sangat tepat dilakukan di perkotaan.


"Adanya sinar matahari setiap tahunnya menjadikan Indonesia menjadi potensi besar sebagai pengembangan pertanian," ujarnya.


Menurutnya, orang tua masing-masing sudah berhasil untuk mengeluarkan anaknya agar tidak jadi petani. Hal itu terbukti petani yang usianya di bawah 40 tahun itu 10 persen, yang 80 persen itu petani usianya sudah 45 tahun.


"Orang tua kita sering berkata untuk sekolah dengan pintar agar tidak jadi petani seperti bapaknya," terangnya.


Dirinya mengutarakan, mari bersama-sama mengubah istilah petani menjadi agro premier agar banyak milenial yang mau menjadi petani, sehingga lumbung pangannya akan tetap bertahan. "Jangan malu-malu mengembangkan pertanian meskipun hanya buah melon, kembangkan kondisi lingkungan kita masing-masing," ungkapnya.


Sementara Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menjelaskan, hari ini dunia sangat memperhatikan pembangunan, karena dalam pembangunan harus memikirkan kesinambungan.


"Jika pembangunan tidak memikirkan ketahanan pangan, maka akan hancur, di sinilah model urban farming harus dikembangkan," jelasnya.


Ia menyebut, negara saat ini merupakan negara agresif yang potensi alamnya luar biasa, maka dari itu mari bersama-sama membangun Kota Pasuruan yang indah dan ramah lingkungan. "Dari empat kecamatan hanya satu kecamatan yang berpotensi menjadi lahan pertanian dan sempat viral di media sosial," tutupnya.


Tapal Kuda Terbaru