• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Tapal Kuda

Quraish Shihab Jelaskan Cara Healing Menurut Al-Qur'an

Quraish Shihab Jelaskan Cara Healing Menurut Al-Qur'an
HM Quraish Shihab. Foto: Istimewa
HM Quraish Shihab. Foto: Istimewa

Pasuruan, NU Online Jatim
HM Quraish Shihab bersama Yura Yunita yang merupakan penyanyi dengan album terbarunya bertajuk 'Tutur Batin' membahas tentang self healing atau upaya penyembuhan diri sendiri. Pembahasan mereka diunggah oleh akun Youtube Najwa Shihab, Sabtu (16/04/2022).
 

Belakangan ini, istilah tersebut memang kerap kali dikaitkan dengan jalan-jalan, meditasi atau bertapa, mendengarkan musik, dan lain-lain. Namun disamping itu, cara untuk healing juga dapat ditemukan dalam Al-Qur'an dan Islam.
 

"Ada ayat Al-Quran yang mengatakan bahwa dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tenang," ungkap Prof Quraish Shihab.
 

Ia menjelaskan bahwa dalam konteks ketenangan ini terdapat hal yang sangat penting, yakni mentoleransi diri sendiri. Dengan begitu, manusia akan menyadari bahwa dirinya memang tidak sempurna, sehingga tidak risau dengan kekurangan yang dimilikinya.
 

"Kalau tidak mentoleransi diri sendiri bisa jadi sulit, karena orang yang merenungkan dirinya secara tulus, pasti akan mendapati kekurangannya," imbuhnya.
 

Karena itu pula, Quraish Shihab menerangkan bahwa Agama Islam menghendaki kemudahan bukan kesulitan, sehingga timbul sebuah rumus 'Setiap Ada Kesulitan, Agama Memberi Kemudahan'.
 

"Sebenarnya kuncinya satu yaitu kembali mengingat Tuhan. Untuk mencari ketenangan jiwa yang tidak hanya sementara, maka kita langsung ke puncaknya, yakni kepada Tuhan yang kekal, dengan mengingat seluruh kebaikan dan anugerah yang telah diberikan-Nya," paparnya.
 

Menurutnya, kalimat istighfar juga dapat menjadi sarana healing. "Kalimat ini berasal dari kata ghofaro, yang pada mulanya digunakan untuk menunjuk ke sebuah pohon yang menjadi obat bagi orang yang mengalami patah tulang di tangan," ungkapnya.
 

Sehingga, apabila manusia merasa ada sesuatu dari dirinya yang patah, seperti hati, maka dapat dilakukan dengan memohon ampunan kepada Tuhan.
 

"Makna lain dari ghofaro yaitu menutupi, yang berarti memohon kepada Allah agar menutupi kekurangan kita, sehingga tidak hanya orang lain yang tidak dapat melihatnya, tetapi mata kita juga tidak tertuju pada kekurangan itu," ucapnya.
 

Quraish Shihab kemudian menegaskan bahwa istighfar perlu dipahami lebih dalam untuk memohon ampunan dan kesembuhan pada Allah SWT.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru