• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Tapal Kuda

Tanggung Jawab Jurnalis Memiliki Kesamaan dengan Tugas Nabi

Tanggung Jawab Jurnalis Memiliki Kesamaan dengan Tugas Nabi
Kelas reporter di Broadcasting Academy Media Center NU Kabupaten Pasuruan (Foto: NOJ/Makhfud Syawaludin)
Kelas reporter di Broadcasting Academy Media Center NU Kabupaten Pasuruan (Foto: NOJ/Makhfud Syawaludin)

Pasuruan, NU Online Jatim

Tanggung jawab jurnalis di dunia memiliki kesamaan dengan tugas seorang nabi. Sebab, setidaknya ada empat sifat wajib yang harus dikuasai yakni tabligh, amanah, shiddiq, dan fathanah.


Penegasan ini disampaikan Kontributor TV9 Nusantara, Lutfi Hidayat. Dirinya juga membagikan, tips bagi jurnalis pemula Nahdlatul Ulama (NU) untuk dapat menulis berita secara cepat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan ‘Broadcasting Academy’ di Graha Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Pohjentrek, Ahad (14/08/2022).


“Tulis saja semua kegiatan NU selama 3 bulan. Tulis dahulu apa (kegiatan atau peristiwa), di mana, kapan, dan siapa (penyelenggara). Untuk how dan why menyusul. Nanti akan bisa cepat,” katanya saat memberikan materi reportase.


Ia menambahkan, agar jurnalis pemula NU untuk memperbanyak membaca tulisan di website-website milik NU. Seperti NU Online, NU Online Jatim, dan NU Pasuruan.


“Jurnalis itu bukan orang yang sok tahu, dan selalu tahu. Tetapi dituntut untuk tahu banyak hal,” tutur Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kabupaten Probolinggo itu.


Kang Lutfi juga memberikan motivasi, agar jurnalis NU dapat menjadikan menulis sebagai cara menuangkan gagasan. Juga menyampaikan informasi positif yang berdampak pada kemaslahatan, dan menangkal serta membendung masifnya berita-berita bohong.


“Karena pemahaman tentang jurnalistik sejatinya juga perlu untuk setiap individu agar tidak mudah terjebak dan terprovokasi berita hoax dan dapat memilah berita yang berpotensi framing," tandas pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo itu.


Untuk diketahui, ‘Broadcasting Academy’ diselenggarakan oleh Media Center PCNU Kabupaten Pasuruan. Tujuannya mempersiapkan pendirian dan optimalisasi media center di tingkatan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Terdapat empat kelas dalam kegiatan Broadcasting Academy ini. Meliputi, kelas videografi, desain grafis, reporter, dan streaming.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru