• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Tapal Kuda

Usung Kisah Mbah Hasyim, IPNU di Jember Tampilkan Drama Kolosal

Usung Kisah Mbah Hasyim, IPNU di Jember Tampilkan Drama Kolosal
Kader IPNU SMA Nuris Jember saat menampilkan drama kolosal tentang NU dan KH M Hasyim Asy'ari. (Foto: NOJ/ Mohammad Haris)
Kader IPNU SMA Nuris Jember saat menampilkan drama kolosal tentang NU dan KH M Hasyim Asy'ari. (Foto: NOJ/ Mohammad Haris)

Jember, NU Online Jatim

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) SMA Nurul Islam (Nuris) Jember menampilkan drama kolosal berjudul “Nahdlatul Ulama Perekat Anak Bangsa”. Drama kolosal tersebut disuguhkan saat Apel Kader Penggerak NU Jember di Lapangan Taman Bunga, Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo, Jember, Sabtu (30/01/2022). 

 

Menariknya, Apel Kader Penggerak NU Jember tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PCNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember KH Abdullah Syamsul Arifin. Acara ini juga diikuti kurang lebih dua ribu Kader Penggerak NU Jember.

 

“Drama kolosal tersebut mengisahkan tentang perjuangan dan peran Nahdlatul Ulama sebagai perekat anak bangsa,” ujar Ibnu Wicaksono selaku penulis naskah dan sutradara. 

 

Ia menambahkan, bahwa drama kolosal tersebut melibatkan sekitar 45 kader PK IPNU SMA Nuris Jember. Dirinya pun mengaku bangga dan gembira telah diberi kesempatan untuk menampilkan karya tersebut. 

 

“Waktu itu, saya dipanggil Kiai Muhyiddin, ia menginginkan agar saya menampilkan sebuah teater ke-NU-an dalam acara Apel Kader Penggerak NU. Intinya, ya sebuah kebanggaan dan tantangan yang luar biasa bisa diberi kesempatan ini,” katanya.

 

Pembina PK IPNU SMA Nuris Jember tersebut juga menyampaikan, bahwa kader IPNU SMA Nuris Jember dalam prosesnya sejak dari bedah naskah sampai gladi kotor hanya dilakukan dalam waktu sepekan.

 

"Alhamdulillah, teman-teman sangat bersungguh-sungguh. Buktinya, hanya berlatih satu pekan saja alhamdulillah sudah bisa," ungkapnya. 

 

Sementara Ahmad Badiul Irfan, salah satu kader IPNU SMA Nuris Jember yang terlibat dalam drama kolosal itu menuturkan, bahwa hal tersebut merupakan sebuah pengalam yang luar biasa dan membanggakan.

  

“Sungguh luar biasa proses ini. Tak hanya dalam kreasi, kita juga membutuhkan kekompakan, kerja sama tim, dan terus berkomunikasi untuk menampilkan yang terbaik,” pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru