• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Tapal Kuda

Wakil Rektor UNU Pasuruan Minta Pemerintah Netral agar Pemilu Berkualitas

Wakil Rektor UNU Pasuruan Minta Pemerintah Netral agar Pemilu Berkualitas
Wakil Rektor UNU Pasuruan, Suadi (pegang mik), saat membaca pernyataan sikap atas situasi politik menjelang Pemilu 2024. (Foto: NOJ/ Makhfud Syawaludin)
Wakil Rektor UNU Pasuruan, Suadi (pegang mik), saat membaca pernyataan sikap atas situasi politik menjelang Pemilu 2024. (Foto: NOJ/ Makhfud Syawaludin)

Pasuruan, NU Online Jatim

Wakil Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Suadi, meminta kepada pemerintah untuk menjaga netralitas dan tidak menyalahgunakan kekuasaan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dengan menjaga netralitas, Pemilu akan mampu melahirkan pemimpinan yang lebih baik dan berkualitas.

 

Penegasan itu disampaikan dalam pembacaan pernyataan sikap Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Gusdurian Pasuruan terhadap situasi politik menjelang Pemilu 2024. Kegiatan tersebut dipusatkan di kantor Yayasan Stapa Center, Desa Sidowayah, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Ahad (11/02/2024).

 

“Seluruh elemen pemerintah, dari pusat hingga daerah, kami sangat berharap untuk tetap menjaga netralitas dan tidak menyalahgunakan wewenangnya sebagai penyelenggara negara. Kalau pemerintah bisa menjaga netralitas, kami sangat yakin pemilu ini akan berjalan dengan baik dan akan menghasilkan pemimpin yang lebih baik,” ujarnya.

 

Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan itu mengimbau, agar seluruh elemen bangsa Indonesia dapat menjaga kedamaian dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

 

“Pemilu adalah sarana untuk memilih pemimpin untuk masa yang akan datang,” ucap pria yang juga Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan itu.

 

Diketahui, pembacaan pernyataan sikap itu didukung oleh Yayasan Stapa Center, Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Gempol, UNU Pasuruan, Pasuruan Street Photography (PSP), dan STAI Salahuddin Pasuruan.

 

Turut bergabung pula, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU-STAI Salahuddin Pasuruan, Forum Kerukunan Pemuda Lintas Agama (Forkugama) Kabupaten Pasuruan, dan Gereja Durensewu Pandaan.

 

Sebelumnya, pernyataan sikap untuk mengkritik Presiden Joko Widodo dan Pemilu 2024 juga dilakukan puluhan civitas kampus. Di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan sejumlah kampus lain.


Tapal Kuda Terbaru