• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Jujugan

Menikmati Pentol Ikan di Sepanjang Kampung Pasir Sumenep

Menikmati Pentol Ikan di Sepanjang Kampung Pasir Sumenep
Pentol Ikan khas Kabupaten Sumenep. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)
Pentol Ikan khas Kabupaten Sumenep. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)

Sumenep, NU Online Jatim
Madura merupakan salah satu pulau dengan daerah pesisir yang membentang luas dari Kabupaten Bangkalan hingga Sumenep. Hasil lautnya yang sangat melimpah, membuat banyak jajanan atau kuliner khas Madura berbahan dasar ikan maupun hasil laut lainnya. Sebut saja misal, Rengginang, Gambir, Sewel, Petis, hingga Soto Lorjuk yang semua berbahan hasil laut.


Di pesisir timur daya Kabupaten Sumenep, tepatnya di Desa Legung Kecamatan Batang-Batang, ada pentol khas daerah setempat yang patut untuk dicoba. Jika biasanya pentol atau bakso terbuat dari daging atau ayam, pentol ini terbuat dari aneka ikan segar. Cara buatnya pun sama dengan cara pembuatan pentol atau bakso pada umumnya.


Kuliner ini menyajikan beberapa menu yang ditawarkan, mulai dari pentol biasa hingga pentol goreng. Kuahnya beraneka beragam, ada kuah kacang, kuah pindang, hingga kuah petis. Ada juga yang digoreng pipih layaknya kripik yang siap memanjakan lidah. Masyarakat sekitar menyebutnya kripik pentol atau kriptol.


Jika berminat mencicipi makanan ini, tidak perlu khawatir mengeluarkan gocek dalam jumlah besar. Kuliner yang satu ini sangat ramah di kantong. Cukup dengan uang Rp5 ribu, Anda sudah dapat merasakan nikmatnya kudapan ini, baik dimakan dengan teman, pasangan, atau keluarga.


Hampir sepanjang jalan raya Legung menuju Pantai Lombang maupun perumahan sekitar Pasar Legung menyediakan pentol ikan ini. Berjualan kuliner ini telah menjadi profesi sebagian ibu rumah tangga di daerah yang terkenal dengan sebutan kampung pasir itu.


Bahannya yang mudah diperoleh dan harganya yang terjangkau, menjadikan alasan banyak masyarakat berprofesi sebagai penjual kuliner pentol ikan yang banyak digemari.


Biasanya, kuliner yang satu ini disukai oleh masyarakat yang menyukai makanan pedas. Sebab, aneka kuah yang tersedia umumnya memiliki rasa asin sekaligus pedas.


Fida Arrofida, salah satu pembeli, mengaku sering ketagihan dengan pentol ikan. Sensasi rasa pentol ikan yang gurih dipadu dengan aneka kuah pedas sangat menggugah selera. Biasanya ia berkunjung dan menikmati kudapan ini saat akhir pekan tiba.


"Sejak dulu sudah sering menikmati pentol ikan. Karena saya pecinta makanan pedas, jadi sangat cocok di lidah. Rasa pentol ikan yang gurih dipadukan dengan kuahnya yang asin pedas sangat bikin ngiler," katanya kepada NU Online Jatim, Rabu (16/11/2022).


Jujugan Terbaru