• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Kediri Raya

Ansor Kediri Jaga Kelestarian Mata Air dengan Reboisasi dan Konservasi

Ansor Kediri Jaga Kelestarian Mata Air dengan Reboisasi dan Konservasi
Gerakan reboisasi dan konservasi oleh PC GP Ansor Kabupaten Kediri guna kelestarian mata air. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)
Gerakan reboisasi dan konservasi oleh PC GP Ansor Kabupaten Kediri guna kelestarian mata air. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kediri mengadakan gerakan reboisasi dan konservasi. Gerakan yang dilakukan guna menjaga kelestarian mata air ini terpusat di Dusun Kaligayam, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Sabtu (11/12/2021).

 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kediri, Gus Rizmi Haitami Azizi mengatakan, kegiatan reboisasi dan konservasi mata air Sumber Kajar ini merupakan bentuk kepedulian organisasi kepemudaan NU terhadap lingkungan.

 

"Gerakan ini dilakukan semata-mata sebagai wujud kepedulian GP Ansor terhadap lingkungan yang harus terus dirawat," ujarnya.

 

Untuk itu, Gus Rizmi pun meminta kepada segenap elemen masyarakat untuk turut serta menjaga kelestarian sumber air. Karena menurutnya, jika manusia melakukan kebaikan kepada alam, alam juga akan membalas dengan kebaikan pula. 

 

"Kegiatan ini kita lakukan karena kita ingin menjaga sumber air yang sudah memberikan banyak manfaat kepada kita selama ini. Maka, penting hal itu terus kita rawwat dan jaga,” imbuhnya.

 

Dirinya menuturkan, bahwa gerakan sosial ini dilakukan bekerja sama dengan sejumlah pihak. Di antaranya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Perhutani, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

 

“Selain itu, turut tergabung pula Banser Tanggap Bencana atau Bagana, yang merupakan satuan khusus Banser yang bergerak dalam hal kebencanaan,” pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Kediri Raya Terbaru