• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Kediri Raya

Ansor Pastikan bukan Banser, Oknum yang Viral Jaga Padepokan Samsudin di Blitar

Ansor Pastikan bukan Banser, Oknum yang Viral Jaga Padepokan Samsudin di Blitar
Hermawan, Ketua GP Ansor Kabupaten Blitar bersama Makinudin Satkoryon Banser Kabupaten Blitar dan Nurul Mustofa, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kademangan. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Hermawan, Ketua GP Ansor Kabupaten Blitar bersama Makinudin Satkoryon Banser Kabupaten Blitar dan Nurul Mustofa, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kademangan. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Oknum yang menggunakan atribut Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Padepokan Nur Dzat Sejati milik Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dipastikan bukan anggota Banser. Hal ini disampaikan Hermawan, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blitar.


Hermawan memberikan klarifikasi setelah beredarnya video dan foto tentang oknum yang menggunakan atribut Banser sedang berjaga di depan padepokan milik Samsudin.


Ia dengan tegas menyatakan bahwa oknum tersebut bukanlah anggota dari Banser Kabupaten Blitar.


“Dan kami tidak pernah menginstruksikan, memberi surat tugas apalagi memberi komando kepada Banser untuk mengamankan padepokan tersebut,” tegas Hermawan dalam video klarifikasinya dilihat NU Online Jatim, Selasa (02/08/2022).


Ia berharap pegiat media bisa dengan bijak menanggapi dan memahami adanya oknum yang menggunakan atribut Banser di padepokan Samsudin.


Hermawan menjelaskan, pihaknya sudah bertabayun ke lokasi padepokan Samsudin. Ia memberikan pemahaman bahwasannya GP Ansor serta Banser Kabupaten Blitar tidak terlibat dan tidak melibatkan diri dalam persoalan yang terjadi di Padepokan Samsudin tersebut.


“Jadi kami memberikan pernyataan kepada masyarakat, khususnya Desa Rejowinangun dan warga Kabupaten Blitar bahwasannya oknum di padepokan saudara Samsudin tidak ada sangkut pautnya dengan GP Ansor dan Banser Kabupaten Blitar,” jelasnya.


Sementara itu, Makinudin, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kabupaten Blitar mengungkapkan, pihaknya bersama satuan koordinasi Banser pimpinan cabang meminta secepatnya agar oknum tersebut segera bertabayun kepada GP Ansor dan Banser Kabupaten Blitar.


“Intinya, kami Ansor dan Banser Kabupaten Blitar akan bersikap tegas terhadap oknum yang memakai atribut Banser tersebut,” pungkasnya.


Diketahui, Samsudin akhir-akhir ini viral karena triknya dibongkar oleh Pesulap Merah, Marcel Radhival. Bahkan, padepokan milik Samsudin kini ditutup oleh pihak berwajib.


Editor:

Kediri Raya Terbaru