• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Kediri Raya

Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz Berpesan Agar Menghargai Keyakinan Orang terhadap Agama

Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz Berpesan Agar Menghargai Keyakinan Orang terhadap Agama
Kunjungan Eko Kuntadhi ke Pondok Pesantren Lirboyo untuk meminta maaf kepada Ning Imaz. (Foto: Istimewa)
Kunjungan Eko Kuntadhi ke Pondok Pesantren Lirboyo untuk meminta maaf kepada Ning Imaz. (Foto: Istimewa)

Kediri, NU Online Jatim

Ning Imaz Fatimatus Zahra atau yang kerap disapa Ning Imaz memberikan pintu maaf  kepada Eko Kuntadhi yang telah menghinanya di twitter beberapa hari lalu. Dirinya mengungkapkan pesan agar menghargai perbedaan keyakinan dengan tidak mengolok-olok.


Ungkapan penerimaan maaf itu disampaikan Ning Imaz, saat Eko Kuntadhi berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (15/9/2022) sore.


Putri pasangan almaghfurlah KH Abdul Khaliq Ridwan dengan Nyai Hj Eeng Sukaenah Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ihsan Lirboyo Kediri, Jawa Timur itu mengajak semua untuk menghargai perbedaan.


"Mungkin penghargaan kita terhadap agama berbeda-beda. Tetapi bagaimanapun juga apapun yang orang yakini itu patut dihargai," ujar Ning Imaz di Auditorium Yayasan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kamis (15/09/2022). "Jadi kita tidak bisa mengolok-olok keyakinan orang," lanjutnya.


Ning Imaz sepenuhnya memaafkan apa yang telah dilakukan Eko Kuntadhi dalam cuitan di twitter. Tidak hanya pribadi, melainkan juga atas wejangan (pesan, red) dari pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo.


"Ya seperti apa yang didawuhkan oleh paman saya, atas petunjuk masyayikh untuk secara personal saya memaafkan," paparnya.


Pengisi kajian tetap 'Suara Muslimah' di kanal Youtube NU Online ini berpesan agar menggunakan media sosial dengan bijak. Karena jika tidak, akan berakibat fatal baik pada diri sendiri maupun orang lain.


"Kedepannya ya untuk instrospeksi bagi kita semua, lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertindak," ungkapnya.


Di lain pihak, Eko Kuntadhi merasa terkesan atas sambutan keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo yang ramah.


Eko Kuntadhi mengungkapkan tujuan kehadirannya ke Lirboyo hanya satu, untuk meminta maaf langsung kepada Ning Imaz, Gus Rifqil dan dzurriyah Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.


"Ketika saya dari Jakarta datang ke sini membawa kesalahan, alhamdulillah saya diterima sebagai tamu dengan baik," ungkap Eko Kuntadhi di Auditorium Yayasan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kamis (15/09/2022).


Ia tidak lupa berterima kasih kepada Ning Imaz dan Gus Rifqil, seluruh kiai di Pondok Pesantren Lirboyo, juga kepada para santri dan para alumni Pesantren Lirboyo yang telah bersedia memaafkan kesalahannya.


Begitu juga  KH Abdul Muid Shohib atau yang akrab dipanggin Gus Muid menambahkan, para alumni maupun muhibbin agar tetap dingin dalam menyikapi permasalahan tersebut. Salah satu caranya dengan tetap mengikuti petunjuk dan dhawuh dari masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo.


"Kalau Ning Imaz sudah menyampaikan bahwa dia memaafkan. Tentu kita berharap follower beliau atau mungkin keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo, para alumni mengikuti petunjuk masyayikh. Kalau orang meminta maaf ya dimaafkan," ujar Gus Muid.


Gus Muid berpesan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial untuk kemaslahatan ummat.


"Yang penting untuk pembelajaran ke depannya tidak seperti ini," pungkasnya.


Kediri Raya Terbaru