• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Kediri Raya

NU Banget, MI di Blitar Ini Istiqamah Ajarkan Amaliyah Aswaja pada Siswa

NU Banget, MI di Blitar Ini Istiqamah Ajarkan Amaliyah Aswaja pada Siswa
Guru MI Al-Ma'arif 02 Blitar saat membimbing siswa penerapan amaliyah Aswaja. (Foto: NOJ/ Pransiska Anggraeni)
Guru MI Al-Ma'arif 02 Blitar saat membimbing siswa penerapan amaliyah Aswaja. (Foto: NOJ/ Pransiska Anggraeni)

Blitar, NU Online Jatim

Amaliyah Istighotsah dan Tahlil merupakan ciri khas warga Nahdlatul Ulama (NU). Amaliyah ini juga diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al- Ma’arif 02 Margomulyo, Kabupaten Blitar.


Kepala MI Al-Ma’arif Margomulyo, Imam  Syafi'i menuturkan, kegiatan tersebut merupakan pondasi pembentuk karakter akhlakul karimah dan budi pekerti pada siswa.


"Sistem pembelajaran pada masa Covid-19 berdampak buruk  terhadap tumbuh kembang siswa, utamanya pada interaksi sosial dan psikologis siswa. Oleh sebab itu, penerapan kegiatan ini cukup efektif untuk proses pembelajaran yang lebih baik," katanya kepada NU Online Jatim, Jumat (05/08/2022).


Menurutnya, dengan menerapkannya merupakan metode pembelajaran yang tepat. Sebab jika hanya mengandalkan pemberian ilmu akademik, proses pembelajaran tidak akan berjalan optimal.


Oleh sebab itu, guru berperan aktif dalam menanamkan dan mengamalkan paham Aswaja melalui metode yang bervariasi. Yaitu mengakulturasikan ilmu pengetahuan dengan amaliyah di kehidupan sehari-hari.


Meliputi pembacaan istighotsah, tahlil dan pembacaan Asmaul Husna, mengisahkan peran wali songo serta pembiasaan pada kegiatan amaliyah NU. Baik sebelum dan sesudah pembelajaran berlangsung.


"Selain itu, siswa juga diberi pemahaman tentang nilai karakter berupa tasamuh dan tawazun, dengan harapan siswa dapat berkembang dan menerapkan sifat tersebut di kehidupan sehari-hari," tutur Imam.


Ia berharap, madrasah dalam naungannya dapat menumbuhkan generasi santri yang toleran dan senantiasa mengamalkan amaliyah NU. 


"Saya berharap, kegiatan serupa dapat diterapkan di seluruh lembaga pendidikan di Indonesia, tidak hanya madrasah dan pesantren. Sekolah negeri pun dapat menerapkan sistem pembelajaran ini," harapnya.


Diketahui, Madrasah dalam naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif tersebut sudah sejak lama menerapkan standar seragam siswa berlogo IPNU dan IPPNU. Hal tersebut sebagai upaya dalam membangkitkan generasi Nahdliyin pada siswa yang ditanamkan sejak dini.


Kegiatan yang dilaksanakan satu minggu 3 kali pertemuan tersebut diikutu 200 siswa dengan penuh semangat serta khidmat.


"Kegiatan ini akan terus dilakukan agar generasi Nahdliyin terus melestarikan tradisi Ahlusunnah Wal Jamaah, terbentuknya santri yang rahmatal lil Alamin. Maka generasi tersebut tidak cangung menghadapi perkembangan zaman," tandasnya.


Editor:

Kediri Raya Terbaru