• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Kediri Raya

Pengasuh Pesantren Al-Kamal Blitar Minta Santri Bijak Bermedia Sosial

Pengasuh Pesantren Al-Kamal Blitar Minta Santri Bijak Bermedia Sosial
Kiai Asmawi. (Foto: NOJ/Ika)
Kiai Asmawi. (Foto: NOJ/Ika)

Blitar, NU Online Jatim 

Kiai Asmawi Mahfudz, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar sampaikan sejumlah pesan kepada santri dan alumni dalam menanggapi perkembangan teknologi digital.

 

Ia menyatakan perkembangan teknologi dan digitalisasi dalam kehidupan saat ini memang perlu direspons oleh para santri dan alumni, tetapi juga perlu memperhatikan serta berpegang teguh pada akhlakul karimah.

 

“Jangan sampai kita memanfaatkan teknologi digital ini mencederai kesantrian kita, sebab tidak memperhatikan prinsip dan perilaku akhlakul karimah,” ungkapnya dalam kegiatan Pengajian Rutin Ahad Wage Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal, Ahad (21/08/2022).

 

Oleh karena itu, para santri dan alumni perlu berhati-hati dalam memanfaatkan perkembangan digital, utamanya dalam bermedia sosial. Hal ini perlu diperhatikan agar ikhtiar tholabul ilmi selama bertahun-tahun di pondok tidak ternodai dengan kecerobohan saat bermedia sosial.

 

“Maka dari itu, apa yang kita unggah di media sosial perlu dipikirkan terlebih dahulu, bisa jadi unggahan tersebut secara tidak sadar telah menyinggung atau menyakiti orang lain,” tuturnya.

 

Fungsionaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar ini menjelaskan, adanya digitalisasi dengan gawai beserta aplikasinya merupakan fasilitas dan rahmat yang diberikan oleh Allah untuk hambanya agar hidup lebih mudah.

 

“Tetapi adanya fasilitas tersebut ya harus disyukuri, dan dimanfaatkan untuk ilmu, serta untuk beribadah kepada Allah,” jelasnya.

 

Kiai Asmawi juga menyatakan bahwa adanya perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi merupakan tantangan dan ujian untuk para santri serta alumni dalam menjaga prinsip dan nilai-nilai kesantriannya.

 

“Dari tantangan ini menjadi kunci, bisakah para santri istiqamah dan konsisten dalam menjaga akhlakul karimah di era keterbukaan berbasis digital seperti sekarang,” tandasnya.

 

Diharapkan dengan kemudahan digitalisasi jaman sekarang, para santri dapat saling merekatkan dan menguatkan serta saling bahu-membahu dalam hal kebaikan.

 

Diketahui, kegiatan Pengajian Ahad Wage merupakan agenda rutin untuk para santri , alumni, serta diikuti oleh masyarakat sekitar Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal.


Kediri Raya Terbaru