• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Kediri Raya

Pesantren Al-Kamal Blitar Rekatkan Alumni Lewat Halal Bihalal

Pesantren Al-Kamal Blitar Rekatkan Alumni Lewat Halal Bihalal
Kiai Asmawi Mahfudz, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Blitar saat pengajian Ahad Wage. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Kiai Asmawi Mahfudz, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Blitar saat pengajian Ahad Wage. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim
Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) pengajian rutin Ahad Wage sekaligus Halal Bihalal dan reuni akbar Ikatan Alumni Al-Kamal (Ikmal). Kegiatan dipusatkan di serambi Masjid Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Ahad (08/05/2022).


Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal, Kiai Asmawi Mahfudz  menuturkan, kegiatan pengajian Ahad Wage ini merupakan salah satu wadah untuk merekatkan hubungan antar alumni. Sebab, dengan demikian alumni dapat bersilaturahim dan merapatkan barisan untuk mensyiarkan ajaran Islam.


"Selain itu, forum ini tidak hanya sebagai silah ilmiah, tetapi juga membawa berkah dan menambah kebaikan untuk alumni, wali santri dan santri Al-Kamal," tuturnya.


Dirinya menambahkan, melalui pengajian Ahad Wage diharapkan akan membentuk forum diskusi dan wacana ilmiah baru dengan model diskusi sesuai daerah masing-masing.


“Sehingga Ahad Wage menjadi madrasah untuk para alumni. Yakni, madrasah yang menjadikan junior bisa belajar kepada seniornya, dan saling memberikan kebermanfaatan bersama," ujarnya.


Fungsionaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar ini pun menjelaskan, bahwa Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal ibarat pohon yang rantingnya menjulang tinggi ke langit dan akarnya tertanam kuat di bumi.


“Maksudnya, hal tersebut merupakan sinergi antara santri dengan pondok pesantren itu sendiri,” ungkap dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung ini.


Dijelaskan, bahwa santri Al-Kamal dengan berbagai kapasitas ilmiahnya menjulang tinggi dan memiliki derajat yang luhur dari berbagai latar belakang, serta akarnya tertanam kuat di bumi.


“Hal ini bisa diartikan berupa keteguhan akidah para santri, dasar kelembagaan, serta komitmennya untuk pondok pesantren atau pun santri nusantara yang istiqamah mengelola dan memberdayakan kebiasaan masyarakatnya masing-masing," tandasnya.


Kediri Raya Terbaru