• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Kediri Raya

Setetes Darah dari NU Puncu Kediri untuk Sejuta Kehidupan

Setetes Darah dari NU Puncu Kediri untuk Sejuta Kehidupan
MWCNU Puncu, Kabupaten Kediri menggelar donor darah dengan tajuk 'Setetes Darah Sejuta Kehidupan'. (Foto: NOJ/ A Muwaffaq)
MWCNU Puncu, Kabupaten Kediri menggelar donor darah dengan tajuk 'Setetes Darah Sejuta Kehidupan'. (Foto: NOJ/ A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Puncu, Kabupaten Kediri mengadakan aksi gerakan donor darah dengan tajuk 'Setetes Darah Sejuta Kehidupan'. Kegiatan itu dipusatkan di Pondok Pesantren Al Miftah Biro Wonorejo, Kabupaten Kediri, Ahad (12/12/2021).

 

Kegiatan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri.

 

Ketua MWCNU Puncu, Kiai Badrul Munir mendorong agar semangat pengurus NU, khususnya Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Puncu sebagai pelaksana kegiatan, dapat terus dijaga dalam mengabdi untuk umat.

 

"Jangan sampai LKNU kendor dari kegiatan-kegiatan sosial keagamaan, khususnya di masa pendemi saat ini," tuturnya.

 

Gus Badrul menjabarkan, bahwa jumlah para donatur darah telah melebihi target yang ditentukan oleh panitia. Dari yang semula ditarget tiga puluh peserta, nyatanya peserta yang hadir ada empat puluh dua peserta. 

 

"Lima orang tidak masuk kriteria dikarenakan baru selesai vaksin Covid-19 dan 12 orang datang terlambat,” terangnya.

 

Untuk itu, Gus Badrul berharap agar kegiatan donor darah tersebut tidak hanya dilakukan sekali saja, tapi terus dilakukan secara berkala oleh LKNU Puncu. “Karena hal tersebut termasuk bagian dari membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tegasnya.

 

Sementara Ketua LKNU Puncu, Sidiqul Wafa mengatakan, bahwa kegiatan donor darah tersebut dapat dijadikan ajang untuk bershadaqah kepada sesama, meskipun tidak berbentuk uang.

 

“Dan sesuai arahan pimpinan bahwa donor darah tersebut akan dilaksanakan secara rutin tiga bulan sekali,” pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Kediri Raya Terbaru