• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Madura

Ketua Muslimat NU Pamekasan: Perempuan Madrasah Pertama dan Utama

Ketua Muslimat NU Pamekasan: Perempuan Madrasah Pertama dan Utama
Nyai Hj Mafrudah, Ketua PC Muslimat NU Pamekasan. (Foto: NOJ/ Syarofi)
Nyai Hj Mafrudah, Ketua PC Muslimat NU Pamekasan. (Foto: NOJ/ Syarofi)

Pamekasan, NU Online Jatim

Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 08 Maret. Kali ini, tema yang diusung ialah #BreakTheBias. Di momentum ini, sebagai organisasi perempuan NU, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan, Nyai Hj Mafrudah, turut angkat bicara.


Menurutnya, perempuan adalah sosok yang luar biasa. Sebab perempuan merupakan madrasah pertama dan utama bagi generasi penerus bangsa. Hal itu disampaikan saat kegiatan tahlil dan doa bersama anggota yang dipusatkan di Rumah Sakit Muslimat NU  Pamekasan, Jalan Teja, Jungcangcang, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan, Selasa (08/03/2022).


"Perempuan adalah sosok yang luar biasa. Sebagai kader Muslimat NU, kita hendaknya memberikan teladan yang baik bagi, sebab kita ini adalah madrasah pertama dan yang utama," tuturnya.


Dirinya menyebutkan, bahwa keberadaan perempuan sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Sehingga nama perempuan sendiri diabadikan di dalam Al-Qur'an, yakni surat An-Nisa'.


Selain itu, peranan perempuan menurutnya menjadi sangat penting dalam melahirkan dan mengasuh generasi masa depan. Oleh karenanya, segala hal yang dilakukan oleh perempuan turut menentukan terhadap kualitas lingkungannya.


“Sikap, ucapan, dan pendidikan perempuan akan sangat menentukan bagaimana kualitas generasi yang akan datang," ungkapnya.


Menurut keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah Tlanakan, Pamekasan itu, kontribusi perempuan hingga saat ini telah banyak membantu dalam membangun dan menciptakan perubahan atas peradaban.


"Sangat jelas, perempuan memiliki peran yang tidak kalah penting dengan laki-laki. Termasuk dalam hal perekonomian keluarga, serta upaya-upaya dalam menciptakan kesejahteraan keluarga," imbuhnya.


Di samping itu, Nyai Mafrudah mengatakan, bahwa telah banyak lahir perempuan-perempuan hebat dalam Islam yang bisa dijadikan teladan bagi kader Muslimat NU. Salah satunya Siti Khadijah yang turut serta membantu Nabi dalam mensyiarkan Islam.


“Ada pula Siti Hajar. Ia merupakan perempuan pertama yang masuk masjidil haram,” terangnya


Untuk itu, pihaknya berharap agar ke depan perempuan lebih banyak melakukan aksi nyata dan berkontribusi dalam perubahan arah bangsa, khususnya di tengah pesatnya arus teknologi.
 


"Mari kita berikan kesempatan seluas-luasnya dan dukungan yang sungguh-sungguh pada perempuan untuk maju dan berkembang," tandasnya.


Madura Terbaru