• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Madura

Mahfud MD Ajak Ulama Edukasi Warga Soal Covid-19

Mahfud MD Ajak Ulama Edukasi Warga Soal Covid-19
Mahfud MD, Menko Polhukam RI, saat menghadiri silaturahim dengan para ulama di Kabupaten Bangkalan. (Foto: Ist).
Mahfud MD, Menko Polhukam RI, saat menghadiri silaturahim dengan para ulama di Kabupaten Bangkalan. (Foto: Ist).

Bangkalan, NU Online Jatim

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menghadiri acara silaturahim dengan para ulama di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021). Hal ini dilakukan dalam rangka penanganan Covid-19 di kabupaten setempat.

 

Dalam kesempatan itu, Mahfud mengajak peran para ulama setempat untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga masyarakat akan bahaya Covid-19.

 

"Berdasarkan fakta di lapangan, mayoritas yang dibawa ke rumah sakit sudah parah,” ujar Mahfud, dilansir cnbcindonesia.com.

 

Untuk mencegah hal itu, menurut Mahfud, kami mohon kepada para ulama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa tes swab itu penting dilakukan.

 

“Agar diketahui kondisinya serta dapat segera dilakukan pencegahan," imbuhnya.

 

Pasalnya, sebagaimana laporan Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, sebagian besar masyarakat tidak mau ke Rumah Sakit (RS). Namun setelah parah, baru ke RS dan meninggal. Sehingga muncul asumsi jangan ke RS karena pasti meninggal.

 

Dari kejadian ini, Mahfud ingin menggunakan pendekatan lokal. Hal ini karena para ulama inilah yang paling berpengaruh dan menjadi panutan bagi masyarakat.

 

"Jangan kita anggap Covid-19 itu main-main. Lihat contoh kasus yang terjadi peningkatan dalam 24 jam di India. Indonesia juga saat ini sudah peringkat 18 dunia dan sampai saat ini sudah mencapai 1,9 juta kasus," jelasnya.

 

Pemerintah, menurut dia, bukan tidak berbuat apa-apa. Pemerintah saat melakukan kebijakan sudah berdialog dan meminta pendapat ulama seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan MUI.

 

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa berterima kasih kepada Mahfud MD yang telah mempertemukan para pemangku kepentingan terkait penanganan Covid-19.

 

"Karena lonjakan Covid-19 di Bangkalan, terkoneksi langsung dengan Surabaya, antara lain karena Jembatan Suramadu," ujar Ibu Khofifah.

 

 

Dirinya pun melaporkan perkembangan terbaru soal kasus Covid-19 di Jawa Timur. Bahwa kasus aktif Covid-19 di Jatim saat ini sebanyak 2.731, meningkat 80% sejak awal lebaran.

 

“Sedang kasus aktif di Bangkalan sendiri melonjak, menjadi yang terbanyak di Jatim saat ini sebanyak 451 kasus,” pungkasnya.


Madura Terbaru