• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 24 April 2024

Madura

Nur Fadiah Anisah, Santri Annuqayah Juara Esai Nasional

Nur Fadiah Anisah, Santri Annuqayah Juara Esai Nasional
Nur Fadiah Anisah saat menerima hadiah juara lomba esai santri Nasional di JX Internasional Surabaya. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)
Nur Fadiah Anisah saat menerima hadiah juara lomba esai santri Nasional di JX Internasional Surabaya. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)

Sumenep, NU Online Jatim
Nur Fadiah Anisah santri asal Pondok Pesantren Annuqayah Sumenep meraih juara 2 Kompetisi Esai Santri Nasional yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jatim. Penyerahan hadiah berlangsung saat Santri Culture Night Carnival (SCNC) yang dipusatkan di JX Internasional Surabaya, Sabtu (29/10/2022) lalu.  


Perempuan kelahiran Sumenep itu mengatakan, sebelumnya ia termasuk 22 nominasi naskah terbaik dalam event bertajuk 'Santri dalam Tulisan' atau Sandalan tersebut. Ia pun mengaku senang dan bangga atas prestasi yang diraihnya.


"Senang tentu saja karena dapat teman baru. Proses menulis peserta Sandalan yang beragam dan jam tayang yang tinggi memberilan kesan tersediri. Itu menunjukkan kalau menulis bukan sesuatu yang instan," ujarnya, Ahad (30/10/2022).


Di Pesantren Annuqayah, ia banyak aktif di berbagai komunitas menulis. Di antaranya, Forum Literasi Santri (Frasa) dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika).


Menurutnya, menulis senyatanya merupakan sesuatu yang mudah. Langkah awal yang perlu disiapkan yaitu menenangkan diri dan menciptakan suasana hati yang baik. Ia mengatakan, mood baik dapat menentukan kualitas tulisan. Selain itu, memilih waktu yang tepat dalam menulis juga sangat diperlukan.


"Mencari golden times untuk menulis. Kalau saya sendiri biasanya menulis setelah subuh, ada yang biasa menulis ketika tengah malam atau dini hari," jelas mahasiswi Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.


Selain itu, lanjutnya, upayakan membiasakan diri menulis minimal satu paragraf dalam satu hari. Bahkan, dapat juga memfungsikan room chat sahabat atau teman sebagai sarana mencatat ide-ide yang bagus untuk ditulis.


"Menggunakan room chat sebagai tempat mencatat. Kadang, kalau tiba-tiba saya sedang scroll medsos dan punya ide tulisan, biasanya saya akan menggunakan room chat sahabat saya di WhatsApp atau medsos lain sebagai media untuk mencatat ide itu," pungkasnya.


Dari pengalamannya menulis, dirinya pun di antaranya pernah juara lomba menulis cerpen spontan tingkat regional, juara lomba Makalah Ilmiah Al-Qur'an tingkat regional, dan juara lomba Karya Tulis Ilmiah Festival Hari Kartini se-Sumenep. Tak cukup itu, sejumlah tulisannya beberapa kali dimuat di media online.


Madura Terbaru