• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Madura

Tangkal Terorisme, PRNU di Sumenep Kuatkan Amaliyah dan Fikrah ke-NU-an

Tangkal Terorisme, PRNU di Sumenep Kuatkan Amaliyah dan Fikrah ke-NU-an
Kiai Muhammad Bahrul Widad lantik PRNU Bluto. (Foto: NOJ/Firdausi)
Kiai Muhammad Bahrul Widad lantik PRNU Bluto. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Bluto, resmi dilantik oleh KH Muhammad Bahrul Widad di Masjid Al-Huda Kampung Bangsamah, Dusun Bara’ Lorong, Rabu (10/11) malam. Selain pelantikan, pihaknya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mendatangkan KH Ismail selaku penceramah.

Sebelum membaiat, Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Muhammad Bahrul Widad mengimbau pada pengurus untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan ala thoriqoti jam'iyati Nahdlatil
Ulama.

“Melalui pengabdian di NU, kita akan menjaga amaliyah NU dari rongrongan kelompok lain. Ingat, pengabdian ini murni dan tidak ada gajinya,” ungkapnya.

Di kesempatan yang berbeda, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto, Mosa berharap pada pengurus terlantik untuk memberikan langkah-langkah strategis dan konkret guna menjalankan program ranting ke depan.

“Pasca pelantikan, program ranting harus menyentuh terhadap kepentingan umat, terutama pada warga NU. Sebab tantangan NU ke depan sangat berat. Karena yang kita hadapi adalah kejahatan cyber
multimedia. Sasarannya adalah generasi muda," terangnya.

Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial tak mampu difilter dengan baik, kecuali mempertahankan tradisi dan amaliyah NU, serta memberikan edukasi pada mereka agar melek media.

“Semoga NU tetap menjadi benteng bagi setiap paham radikalisme. Apalagi salah satu warga Sumenep saat ini terduga terorisme. Berita yang tersiar di media cetak atau pun elektronik menjadi tugas di akar
rumput untuk menjaga aqidah NU,” pintanya.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror yang menggeledah di Jl dr Cipto Desa Kolor, Kabupaten Sumenep adalah bagian ikhtiar untuk menangkap seseorang yang terduga menjadi anggota Jamaah Islamiyah (JI).

“Buktinya, tim mampu menyita sejumlah barang yang diduga alat bukti. Oleh karenanya, kita harus siaga dan menguatkan amaliyah, fikrah, dan harakah ke-NU-an. Sebab terorisme bisa mencuci otak kita, termasuk generasi muda kita lewat beragam cara,” tandasnya.


Madura Terbaru