• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Madura

Waspada, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Perairan Madura

Waspada, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Perairan Madura
Ilustrasi hujan lebat. (Foto: Antara)
Ilustrasi hujan lebat. (Foto: Antara)

Sumenep, NU Online Jatim
Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Sumenep, Fathol Amin mengimbau kepada Nahdliyin agar mawas diri. Karena diperkirakan intensitas hujan lebat dan gelombang tinggi di perairan Madura.


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa Kabupaten Sumenep akan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai dengan petir dan angin kencang sesaat.


"Cuaca tersebut akan berlaku pada Senin (16/05/2022) malam hari dan dini hari, Selasa (17/05/2022) pagi hari, dan Rabu (18/05/2022) dini hari," ujarnya saat dikonfirmasi NU Online Jatim, Senin (16/05/2022).


Ia menjelaskan, bahwa prakiraan cuaca maritim wilayah perairan Madura berlaku 24 jam, mulai (17/05/2022), jam 07.00 WIB. Di waktu itu, Suhu udara 25-33 derajat Celcius, kelembaban udara 70-95 persen, angin permukaan T-TG 04-09 kts, dan ketinggian gelombang mencapai 0.1-0.3 meter.


"Untuk itu kami memperingatkan, waspadai gelombang tinggi lebih dari 2.5-4.0 meter di Perairan Selatan Jawa Timur dan Selat Hindia Selatan," imbaunya.


Berdasarkan data yang diperoleh, selat Madura bagian Barat angin permukaan S-BD 03-07 bts; tinggi gelombang 0.1-0.5 meter, Laut Jawa Barat Masalembu angin permukaan U-TL 04-12 kts; tinggi gelombang 0.2-0.8 meter. Sementara Laut Jawa Timur Masalembu angin permukaan B-BL 05-13 kts dengan tinggi gelombang 0.4-1.0 meter.


Sedang di perairan Utara Pulau Madura, angin permukaan T-TG 03-11 kts; tinggi gelombang 0.1-0.5 meter, perairan Kepulauan Kangean angin permukaan T-TG 05-12 kts; tinggi gelombang 0.4-1.0 meter. Selat Madura Bagian Timur, angin permukaan T-TG 03-10 kts; tinggi gelombang 0.1-0.3 meter, dan perairan Kepulauan Sapudi, angin permukaan T-TG 03-11 kts; tinggi gelombang 0.1-0.5 meter.


Berangkat dari prakiraan tersebut, Fathol mengingatkan untuk memperhatikan resiko keselamatan pelayaran. "Bagi perahu nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter, kapal tongkang 16 knot dan 1.5 meter, kapal fiber 21 knot dan 2.0 meter, dan kapal ferry 21 knot dan 2.5 meter," terangnya.


Alumni Sekolah Tinggi Keguguran dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep juga mengajak kepada masyarakat yang ada di daratan untuk waspada. Mengingat cuaca yang terjadi belakangan ini sulit ditebak dengan nalar.


"Berhubung diprakirakan oleh BMKG, warga harus menjaga kebersihan saluran air, guna menghindari banjir, jangan buang sampah sembarangan. Jika hujan disertai angin kencang, jangan di bawah tiang listrik dan pepohonan yang mudah tumbang. Semoga kita semua diberikan keselamatan," harapnya.


Madura Terbaru