• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Malang Raya

Gelar TOT Pengkaderan, Fatayat NU Jatim Siapkan Fasilitator

Gelar TOT Pengkaderan, Fatayat NU Jatim Siapkan Fasilitator
TOT Pengkaderan Fatayat NU Jatim. (Foto: NOJ/Rizki)
TOT Pengkaderan Fatayat NU Jatim. (Foto: NOJ/Rizki)

Malang, NU Online Jatim 

Sebanyak 30 peserta ikuti Training of Trainer (TOT) Pengkaderan Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur di Regent's Park Hotel, Klojen, Kota Malang, Jum'at hingga Ahad (16-18/09/2022).

 

Wakil Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Yenny Lutfiana menyampaikan bahwa kegiatan TOT Pengkaderan ini bertujuan untuk mencetak trainer atau fasilitator pengkaderan di Fatayat NU.

 

"Kita punya jenjang pengkaderan formal yaitu Latihan Kader Dasar (LKD) dan Latihan Kader Lanjut (LKL). TOT ini dalam rangka mencetak fasilitator yang nantinya akan mendampingi proses LKD dan LKL se-Jawa Timur, " kata Yenny Lutfiana kepada NU Online Jatim, Jum'at (16/09/2022) sore.

 

Ia menjelaskan bahwa TOT Fatayat NU Jawa Timur yang digelar ini merupakan angkatan kedua dari kepengurusan Fatayat NU Jawa Timur periode 2019 hingga 2024.

 

"Angkatan pertama sudah menghasilkan 32 fasilitator Fatayat NU di Jawa Timur. Angkatan kedua ini diikuti 30 peserta calon fasilitator Fatayat NU. Insyaallah selanjutnya akan dilanjutkan TOT ke 3 dan 4," tambahnya.

 

Yenny juga optimis bahwa pihaknya akan memiliki lebih dari 100 fasilitator pengkaderan di Jawa Timur yang akan mendorong percepatan proses kaderisasi di 45 Cabang Fatayat NU yang ada di Jawa Timur.

 

"Sebagai organisasi kader, tentunya proses kaderisasi kami anggap sebagai nadinya organisasi. Karena di kaderisasi itulah nilai-nilai dibangun, frekuensi disamakan dan militansi dibangun. Perlu diketahui bahwa proses kaderisasi yang baik idealnya harus difasilitasi trainer yang baik," jelasnya.

 

Kader Fatayat NU asal Kabupaten Pasuruan tersebut berharap dari proses TOT Pengkaderan akan melahirkan kader-kader Fatayat NU yang sesuai harapan. 

 

"Sehingga diharapkan dapat mengawal isu-isu terkait perempuan dan memperkuat keberpihakan kepada masyarakat sekitar. Karena kita tau, bahwa sekalipun saat ini Muslimat dan Fatayat NU sebagai organisasi massa yang besar, tetapi sesungguhnya masih banyak perempuan yang belum bergabung dalam komunitas perempuan keagamaan yang berkomitmen pada urusan kemasyarakatan," tutupnya.


Malang Raya Terbaru