• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 Februari 2024

Malang Raya

'Ma'arif Day' Cara LP Ma'arif NU Malang Implementasikan Merdeka Belajar

'Ma'arif Day' Cara LP Ma'arif NU Malang Implementasikan Merdeka Belajar
Salah satu suasana Ma'arif Day LP Ma'arif NU Kabupaten Malang. (Foto :NOJ/Dokumen Ma'arif)
Salah satu suasana Ma'arif Day LP Ma'arif NU Kabupaten Malang. (Foto :NOJ/Dokumen Ma'arif)

Malang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Kabupaten Malang menginisiasi 'Ma'arif Day'. Program tersebut akan diterapkan ke pendidikan di bawah LP Ma’arif NU se-Kabupaten Malang sejalan dengan program pemerintah dalam 'Merdeka Belajar'.


"Ma'arif Day ini kita deklarasikan agar menjadi paradigma baru bagi sekolah dan madrasah ma'arif dalam melakukan inovasi-inovasi. Program ini juga mendukung merdeka belajar yang dicananangkan pemerintah," kata Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Abdul Malik Karim Amrullah, Jumat (27/01/2023).


Disampaikan bahwa Ma'arif Day merupakan program untuk memberikan wawasan baru bahwa pembelajaran bisa dilakukan di mana saja. Yakni tidak harus di kelas, dan pembelajaran harus dilakukan dengan bahagia dan menumbuhkan kemerdekaan berekspresi tanpa tekanan apapun.


“LP Ma'arif NU Malang mengajak civitas akademika untuk kembali pada fitrah lembaga pendidikan Islam yang berorientasi ilmu, transformatif, mandiri bermutu dan berhaluan Aswaja an-Nahdliyah,” terangnya.


Menurutnya, lembaga harus paham bahwa pendidikan Ma'arif NU pada awal berdirinya berangkat dari masyarakat. Karena outcome pendidikan harus memberikan berkah dan manfaat untuk masyarakat.


Ma'arif Day diselenggarakan di MTS Nurul Huda Babadan Ngajum setiap Jumat ini mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Termasuk murid bersama membuat projek di luar kelas dan hasilnya dibagikan kepada masyarakat.


"Misalnya projek membuat sabun kopi yang sudah dilatih oleh tim LP Ma'arif NU Kabupaten Malang, maka harus bisa diproduksi dan masyarakat mengambil manfaatnya," ujar dia.​​​​​​​


Abdul Malik menuturkan, Ma'arif Day berupaya agar perkembangan manusia seutuhnya atau holistic human development bisa diwujudkan dengan baik. Ia mengutip bahasa Prof KH Tolhah Hasan bahwa pendidikan Islam harus bisa menyelematkan dan menumbuhkembangkan fitrah manusia. 


Selanjutnya, siswa Ma’arif NU harus bisa belajar yakni learning to know, dengan bahagia, kemudian hasil belajarnya bisa diterapkan (learning to di) hasil penerapannya harus bisa bermanfaat untuk masyarakat yakni learning to live.


"Dari situlah akan tampak karakter sebenarnya siswa Ma'arif NU (learning to be) yang akan dikenal masyarakat luas," tandasnya.


Sementara, Kepala Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Ngajum, Muhammad Rosyid mengungkapkan, Maarif Day sengaja deklarasikan di Ngajum karena visi misi sejak dulu ingin madrasah berkontribusi kepada masyarakat. Termasuk juga program Ma'arif Day ini sebagai ajang rekreasi siswa supaya tidak jenuh karena belajar di kelas.


"Visi ke depan madrasah kami mampu memiliki life skill atau kecakapan hidup, agar siswa bisa memberi manfaat untuk masyarakat sekitar," tandasnya.

 


Editor:

Malang Raya Terbaru