• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Matraman

Inspiratif, Pelajar NU Nganjuk Salurkan Hobi Jadi Bisnis Menguntungkan

Inspiratif, Pelajar NU Nganjuk Salurkan Hobi Jadi Bisnis Menguntungkan
Riyadlus Sholihin menunjukkan hasil karyanya. (Foto: NOJ/ Hafid Nur Shiddiq)
Riyadlus Sholihin menunjukkan hasil karyanya. (Foto: NOJ/ Hafid Nur Shiddiq)

Nganjuk, NU Online Jatim

Bermodal kertas pelangi gosok atau scratch paper, Riyadlus Sholihin (19), seorang aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk mampu menghasilkan karya seni bernilai jual tinggi yakni berupa kaligrafi. Karya seni yang berawal dari hobi itu pun kini menghasilkan cuan untuk menambah pemasukan.


“Alhamdulillah, dari yang semula hanya menerima pesanan dari orang sekitar, kini saya telah membuka jaringan lebih luas dengan melayani kirim maupun Cash On Delivery (COD),” ungkap Kang Bahar, sapaan akrabnya kepada NU Online Jatim, Sabtu (10/09/2022).


Ia menceritakan, keterampilannya ini terinspirasi teman semasa mondok yang saat ini menjadi kaligrafer kontemporer. Pada saat itu ia berniat untuk menyalurkan hobi lamanya yaitu belajar kaligrafi sambil  membuka usaha kecil-kecilan.


“Saat itu sudah ada teman-teman yang memesan kaligrafi untuk kado ulang tahun, pernikahan, wisuda maupun buah tangan acara-acara di IPNU, semuanya saya layani sesuai dengan permintaan pembeli,” terang Direktur Lembaga Pers dan Penerbitan (LP2) IPNU Sawahan ini.


Hingga kini, penjualan kaligrafi masih cukup bagus. Pesanan yang terus mengalir menjadikan hari-hari Bahar selalu disibukkan dengan membuat karya untuk dikirim ke customer.


Untuk pembuatan, awalnya ia menggunakan kertas, pensil dan handam kaligrafi untuk membuat sketsa tulisan arab. Kemudian ia jiplak diatas scratch paper dan digosok sampai muncul warna pelangi dari kertas tersebut.


“Kesulitannya harus ekstra sabar, telaaten, harus melawan malas, soalnya saya membuatnya di malam hari, karena jika pagi kuliah,” terang mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar ini.


Harga kaligrafi plus pigora buatan bahar tergolong cukup terjangkau mulai dari Rp50 ribu untuk pigora 10Rs, dan Rp100 ribu untuk yang lebih besar, tergantung tingkat kesulitan dalam proses pembuatannya.


“Alhamdulillah, hasil dari pekerjaan ini saya tabung dan sisanya buat nambah uang jajan,” terang Bahar.


Dirinya berharap, usahanya dapat berjalan lebih lancar sehingga nantinya bisa memberi manfaat kepada masyarakat dan memberikan inspirasi pada pelajar lainnya untuk berani mengembangkan hobinya.


Sebagai informasi, bagi yang berminat memesan kaligrafi karya Riyadlus Sholihin atau kang bahar dapat menghubunginya lewat akun Instagram @els_kaligrafy atau melalui nomor WhatsApp 0812 5278 0854.


Editor:

Matraman Terbaru