• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Januari 2023

Matraman

Kiai Sadjad Pacitan Tegaskan Santri Wajib Lestarikan Budaya

Kiai Sadjad Pacitan Tegaskan Santri Wajib Lestarikan Budaya
Santri Pondok Pesantren Nahdlatussubban Pacitan turut lestarikan budaya Nusantara. (Foto: NOJ/ ISt)
Santri Pondok Pesantren Nahdlatussubban Pacitan turut lestarikan budaya Nusantara. (Foto: NOJ/ ISt)

Pacitan, NU Online Jatim
Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatussubban, Desa Arjowinangun, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, KH Abdulloh Sadjad mengatakan, kesenian adalah salah satu budaya Nusantara yang wajib dilestarikan oleh seluruh elemen bangsa Indonesia, termasuk pula para santri.


“Begitu juga santri Pesantren Nahdlatussubban yang pada kesempatan Hari Santri 2022 ini mampu memberikan pertunjukan keilmuan dan kreasi dari kreativitasnya di bidang kesenian,” ujarnya saat Gebyar Nusantara Peringatan Hari Santri 2022 yang dipusatkan di halaman pesantren setempat, Ahad (23/10/2022) malam.


Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pacitan itu berharap, kegiatan Gebyar Nusantara harus menjadi salah satu pelopor generasi muda untuk dapat menciptakan ghirah yang tinggi guna melestarikan dan mengamalkan kebudayaan asli Nusantara.


“Santri Nahdlatussubban sudah dapat membuktikannya dengan menjadi pelopor adanya pagelaran wayang kulit atau ringgit purwo ini yang komplit dengan karawitannya, seperti nama pesantren yang memiliki makna kebangkitan pemuda atau pemuda pelopor,” imbuhnya.


Ia menambahkan, santri tidak boleh hanya sekadar mengaji kitab dan kegiatan keagamaan lainnya saja, namun aspek kebudayaan juga harus dipelajari dan diamalkan. Menurutnya, budaya di Indonesia sangat banyak dan harus dilestarikan.


“Di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki berjuta budaya, santri harus mempelajari dan mengamalkan kebudayaan Nusantara. Salah satunya wayang kulit yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya asli Indonesia,” pungkasnya.


Penulis: Rio Pank Husada & Wahyu Eka Darmawan


Matraman Terbaru