• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 7 Februari 2023

Matraman

LAZISNU Tulungagung Fasilitasi Jemput Jenazah PMI ke Bandara Soetta

LAZISNU Tulungagung Fasilitasi Jemput Jenazah PMI ke Bandara Soetta
Suasana mobil ambulans LAZISNU Tulungagung jemput jenazah, Senin (21/11/2022). (Foto: NOJ/Dokumen LAZISNU)
Suasana mobil ambulans LAZISNU Tulungagung jemput jenazah, Senin (21/11/2022). (Foto: NOJ/Dokumen LAZISNU)

Tulungagung, NU Online Jatim

Satu lagi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Wates, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung wafat di Taiwan akibat sakit yang telah diderita. NU Care-Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Tulungagung mendapat informasi dari PCINU LAZISNU Taiwan untuk menjemput jenazah.

 

Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Tulungagung Agus Lukman Hakim menjelaskan penjemputan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta selepas ditelepon Ketua PCINU Taiwan, Nur Kholiq. Total ada 5 jenazah se-Indonesia, 3 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 2 Tenaga Kerja Wanita (TKW).

 

"Salah satunya dari Tulungagung, atas nama Indarti, asal Desa Wates, Kecamatan Campurdarat. Beliau meninggal akibat pendarahan otak. Pemulangan ini difasilitasi KBRI Taiwan, juga didukung LAZISNU dan PCINU Taiwan," ungkap Agus Lukman Hakim kepada NU Online Jatim, Senin (21/11/2022).

 

Gus Hakim mengaku, kondisi jenazah di Taiwan terlebih dahulu dilakukan pemulasaraan sesuai syariat Islam pada Kamis (17/11/2022). Selanjutnya, kelima jenazah tersebut setelah disholatkan dimasukkan peti jenazah dengan posisinya masih menghadap ke atas alias belum dimiringkan. 

 

"Selanjutnya jenazah dimasukkan ruang pendingin lagi, menunggu jadwal penerbangan ke Jakarta. Baru pada Ahad malam jenazah Indarti bisa diterbangkan ke Indonesia, melalui bandara Sukarno-Hatta," ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, ini kali kedua memfasilitasi pemulangan jenazah yang dijemput dengan menggunakan mobil ambulans milik LAZISNU Tulungagung.

 

"Kami dari Tulungagung ini sudah kedua kali dan semuanya berasal tempat kerja dari Taiwan," paparnya.

 

Gus Hakim mengimbau kepada PMI yang berasal dari Tulungagung untuk memenuhi syarat jika mengadu nasib ke luar negeri. Pasalnya, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan sulit dalam proses pemulangannya. Seperti masa kerja sudah habis maupun dari segi administrasi kecocokan paspor.

 

Tak lupa, pihaknya turut berbela sungkapa kepada almarhum. Berharap semua amal diterima dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan.


Matraman Terbaru