• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Matraman

Peduli Kesehatan Santri, IPNU-IPPNU Trenggalek Gelorakan Hidup Sehat

Peduli Kesehatan Santri, IPNU-IPPNU Trenggalek Gelorakan Hidup Sehat
Kampanye Germas yang diadakan PC IPNU-IPPNU Trenggalek. (Foto: NOJ/ Uliyatun Ni'mah).
Kampanye Germas yang diadakan PC IPNU-IPPNU Trenggalek. (Foto: NOJ/ Uliyatun Ni'mah).

Trenggalek, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Trenggalek memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dengan menyelenggarakan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian IPNU-IPPNU terhadap kesehatan santri pondok Pesantren.

 

Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek. Acara yang dikemas Talkshow tersebut diikuti oleh perwakilan santri dari 25 pondok pesantren se-Trenggalek secara terbatas di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (20/10).

 

Ketua PC IPPNU Trenggalek, Sabili Arif menjelaskan, bahwa kesehatan saat ini adalah yang utama. Terutama bagi santri, karena lingkungan yang dipakai bersama-sama akan lebih riskan dalam hal pengelolaan kesehatan.

 

"Kami ingin mengambil peran dalam pemulihan dan peningkatan kesehatan masyarakat. Dan pesantren merupakan salah satu ruang lingkup yang terkadang masih dikesampingkan," ujar Sabili.

 

"Basis kader kami banyak terdiri dari pelajar dan santri. Dan sesuai amanah organisasi, adalah tugas kami untuk merangkul serta mendampingi para santri ini, termasuk dalam hal kesehatan. Selain itu, kami berharap dapat sering-sering bersilaturahim dengan pondok pesantren se-Trenggalek," lanjutnya.

 

Sabili mengungkapkan, pihaknya belum siap terjun sendiri ke Pondok Pesantren. Sehingga harus berkolaborasi dengan Dinkes PPKB Trenggalek untuk saling mendukung dan mempercepat pencapaian gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis pesantren.

 

"Beruntung sekali di Kabupaten Trenggalek, berkat kerja keras Dinkes PPKB, program-program pendampingan kesehatan untuk pesantren semakin mudah diakses. Bahkan banyak yang sudah memiliki Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren)," ujar mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah tersebut.

 

Dalam upaya menyelenggarakan acara ini, PC IPNU IPPNU Trenggalek sudah menyiapkan jauh-jauh hari. "Kami banyak melakukan audiensi dengan Dinkes Trenggalek, kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek," terangnya.

 

Selain mendapatkan materi PHBS, perwakilan santri juga dibekali pengetahuan terkait kemandirian ekonomi pesantren oleh Novita Hardini Mochamad, Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, serta peran santri dalam pembangunan peradaban oleh Akifun Nuha, Ketua Rabithah Ma'had Islamiyah (RMI) NU Trenggalek.

 

Sabili berharap, kegiatan seperti ini dapat berlanjut secara teratur, tidak hanya pada momen seperti ini.

 

Selain Dinkes PPKB, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) juga mengambil bagian penting dari kegiatan ini. Salah satunya dengan pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi santri putri.

 

 

Dalam acara talkshow tersebut turut Hadir pula Syah Mochammad Natanegara, Wakil Bupati Trenggalek dan tamu lainnya.

 

Penulis: Uliyatun Ni’mah


Editor:

Matraman Terbaru