• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Matraman

Penjelasan Gus Salam Pilih Khidmah di PWNU Jatim Ketimbang PBNU

Penjelasan Gus Salam Pilih Khidmah di PWNU Jatim Ketimbang PBNU
KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Wakil Ketua PWNU Jatim. Foto: Istimewa
KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Wakil Ketua PWNU Jatim. Foto: Istimewa

Trenggalek, NU Online Jatim 

Banyak tokoh di Jawa Timur (Jatim) diamanahi berkhidmah menjadi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Salah satunya adalah kiai muda Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam.

 

Namun demikian, Gus Salam akhirnya memilih tetap menjadi Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim. Pilihan itu diambil Gus Salam setelah guru murabbi ruhnya, KH Nurul Huda Jazuli Ploso Kediri memberikan wejangan (pesan, nasehat) untuk meneruskan mengabdi di NU Jatim.

 

"Sebenarnya bukan mundur ya, tapi lebih memilih di Jawa Timur. Mempertimbangkan efektititas dalam berkhidmat maupun kinerja organisasi. Yang jelas paling utama dan prioritas nderek dawuhnya Mbah Kiai Huda Ploso," kata Gus Salam kepada NU Online Jatim, Kamis (27/01/2022).

 

Gus Salam menyampaikan, dirinya masih teringat pendidikan yang diberikan Masyayikh Ploso. Bahwa harus membiasakan diri bertanggung jawab penuh dalam amanah yang diemban.

 

"Apabila kami diberi amanah di Jakarta, tapi kami kemudian tidak bisa maksimal menjalankannya. Itu kami bisa tidak amanah," ungkap Gus Salam.

 

Ia menjelaskan, terkait pilihannya tersebut sudah disampaikan langsung kepada KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya melalui surat resmi. Baik ke kepada Rais Aam KH Miftkhul Akhyar maupun Ketua Umum PBNU Gus Yahya.

 

"Kemarin saya sudah sowan ke beliau, yang bersamaan dengan teman Banyuwangi dan Sidoarjo. Iya, kemarin surat resminya kita haturkan, walaupun sudah ditandatangi pada tanggal 13 Januari 2022," jelasnya.

 

Gus Salam menegaskan, pilihannya di Jawa Timur juga dalam rangka mendampingi KH Anwar Mansur dan KH Marzuki Mustamar khidmah di PWNU Jatim.

 

Bahkan Gus Salam sudah menyampaikan kepada KH Anwar Mansur saat rapat gabungan terbatas PWNU Jatim di Pesantren Lirboyo 10 hari yang lalu.

 

Menurutnya, semua proses organisasi telah dilalui. Sehingga keputusan tersebut benar-benar sudah matang dan bukan karena adanya intervensi.

 

Gus Salam juga mengungkapkan bahwa selain berkhidmah di NU masih memiliki tanggung jawab di pesantren. Hal itu juga sesuai amanah dari Masayikh Ploso, Kediri. "Gus Kaustar (KH Abdullah Al-Kautsar) di Ploso, saya di Denanyar. Berkhidmat di pesantren masing-masing. Jangan separuh-separuh dalam menjalankan amanah," katanya.

  

Sebelumnya, Gus Salam sudah ditunjuk menjadi Wakil Sekretaris Jenderal PBNU masa khidmah 2022-2027. Namun demikian, Gus Salam belum menyatakan kesiapannya. Sebab butuh meminta doa restu kepada Masakikh Ploso.


Editor:

Matraman Terbaru