• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Matraman

Resahkan Warga, Banser di Jombang Segera Evakuasi Sarang Tawon

Resahkan Warga, Banser di Jombang Segera Evakuasi Sarang Tawon
Dua anggota Banser Mojowarno, Jombang usai mengevakuasi sarang tawon yang meresahkan warga. (Foto: NU Online Jombang)
Dua anggota Banser Mojowarno, Jombang usai mengevakuasi sarang tawon yang meresahkan warga. (Foto: NU Online Jombang)

Jombang, NU Online Jatim  

Kehadiran Nahdlatul Ulama (NU) atau pun struktur lain di bawah naungan NU sangat dinantikan oleh masyarakat. Untuk itu, ia tak pernah lelah menabar manfaat untuk umat. Hal tersebut seperti yang dilakukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Tanggap Bencana atau yang dikenal dengan Bagana.

 

Tidak hanya sekadar membantu dan melayani masyarakat saat terjadi bencana banjir, gunung meletus, dan gempa bumi, mereka juga melakukan gerak cepat membantu warga yang membutuhkan. Seperti yang dilakukan Bagana Mojowarno, Jombang dengan mengevakuasi sarang tawon yang kerap meresahkan warga.  

 

Salah satu tim eksekutor Bagana Mojowarno, Firu Auliya' menyampaikan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari warga setempat terkait sarang tawon yang kerap kali meresahkan kenyamanan warga.

 

“Saat proses evakuasi dilakukan pihaknya mengaku didampingi Perangkat Desa  (Pemdes) Mojoduwur,” ujarnya dilansir jombang.nu.or.id.

 

Dirinya menjelaskan, evakuasi tersebut dilakukan oleh lima anggota Bagana Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. 

 

"Jadi evakuasi kami lakukan bersama lima anggota Bagana terdiri dari saya, Iswahyudi, Emiel Muttaqin Kasatsus Bagana Jombang, Luthfan Efendi, Fahmi Rizaldi, dan didampingi perangkat desa,” terangnya.

 

Dirinya menjelaskan, bahwa tawon berjenis vespa affinis termasuk jenis serangga berbahaya. Menurutnya, sengatan tawon jenis tersebut mengandung racun yang sangat berbahaya. 

 

“Bisa mengakibatkan alergi bila terkena sengatan dalam jumlah banyak. Serta dapat menimbulkan resiko yang lebih berbahaya, bahkan dapat mengakibatkan kematian," jelasnya. 

 

Menurutnya, ikhtiar yang dilakukan Bagana tersebut merupakan wujud kepeduliannya untuk membantu sesama yang lebih membutuhkan, serta atas dasar kemanusiaan. 

 

"Yang jelas tugas inti Bagana adalah menolong dan membantu. Kami dididik untuk saling membantu sesama. Karena pedoman kami berkiblat pada salah satu hadits, Khoirunnas anfauhum linnas. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain," katanya.

 

Diketahui, bahwa sarang tawon yang meresahkan kenyamanan warga tersebut merupan tawon jenis vespa affinis yang berukuran 15 senti meter. 


Editor:

Matraman Terbaru