• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Matraman

Tanpa Lelah, IPNU-IPPNU Slahung Ponorogo Sapa Pelajar di Kawasan Pelosok

Tanpa Lelah, IPNU-IPPNU Slahung Ponorogo Sapa Pelajar di Kawasan Pelosok
Pendampingan dilakukan IPNU-IPPNU kepada pelajar di kawasan pelosok. (Foto: NOJ/Erwin)
Pendampingan dilakukan IPNU-IPPNU kepada pelajar di kawasan pelosok. (Foto: NOJ/Erwin)

Ponorogo, NU Online Jatim

Sejumlah terobosan dilakukan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di kawasan Kecamatan Slahung, Ponorogo. Pada masa pembelajaran dalam jaringan atau Daring lantaran virus Corona, meluncurkan IPNU-IPPNU Educare.

 

Kali ini yang dilakukan adalah dengan menyapa sejumlah pelajar yang berada di kawasan pelosok, tepatnya Desa Broto. IPNU-IPPNU mendampingi sejumlah siswa yang kesulitan dalam mengakses pelajaran Daring. Termasuk tentu saja memberikan kesempatan kepada pelajar untuk memanfaatkan gawai dalam memahami pelajaran.

 

Desi Erviana selaku Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Kecamatan Slahung mengatakan bahwa apa yang dilakukan merupakan pengejawantahan dari instruksi Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Ponorogo.

 

“Kegiatan mendampingi pelajar di kawasan pelosok sudah berjalan selama empat pekan dan dilaksanakan setiap malam Minggu di rumah Linda,” katanya, Ahad (20/9/2020).

 

Disampaikannya, untuk dapat melaksanakan program tersebut, pihaknya melakukan musyawarah terlebih dahulu.

 

“Kami meminta izin ke Pemerintah Desa Broto dan menghubungi kepala sekolah untuk turut mensosialisasikan kepada peserta didik. Setelah mendapat izin, baru kami mulai mengadakan pertemuan,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Desi menambahkan bahwa dalam kegiatan educare, pesertanya bisa sampai puluhan anak. Mereka dari kelas Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.

 

“Setiap kelas dibedakan saat pembelajaran yang didampingi pengurus harian IPNU IPPNU, yang mana setiap pengurus mendidik 2 hingga 3 anak,” terangnya.

 

Keberhasilan menggelar educare tersebut tentu saja mengihami pengurus untuk terus bergerak. Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan dilaksanakan di tempat berbeda sebagai kepedulian kepada pelajar.

 

“Dalam kegiatan educare ini, yang di ajarkan bukan hanya mata pelajaran umum, juga disisipi tentang keislaman seperti mengaji dan menghafal doa sehari-hari,” jelasnya.

 

Dirinya berharap kegiatan positif mendampingi pelajar selama Corona tetap bisa berlanjut walaupun pandemi sudah berlalu.

 

“Ini sebagai media dakwah kami untuk pelajar yang ada di Kecamatan Slahung," pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Matraman Terbaru