• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Metropolis

Gus Kautsar: Meskipun Hidup Ruwet, Perbanyak Baca Shalawat

Gus Kautsar: Meskipun Hidup Ruwet, Perbanyak Baca Shalawat
Gus Kautsar dalam acara Semesta Shalawat Raya di Sidoarjo, Rabu (23/11/2022). (Foto: NOJ/Yuli)
Gus Kautsar dalam acara Semesta Shalawat Raya di Sidoarjo, Rabu (23/11/2022). (Foto: NOJ/Yuli)

Sidoarjo, NU Online Jatim

KH Abdurrahman Al-Kautsar atau yang akrab disapa Gus Kautsar menuturkan bahwa di hari kiamat kelak catatan amal baik dan buruk akan ditunjukkan kepada semua manusia. Hal tersebut disampaikan dalam acara ‘Semesta Shalawat Raya’ yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat di parkir timur Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (23/11/2022).

 

“Sanya punya satu riwayat, jadi besok ketika hari kiamat, kita semua ini langsung disuguhi rapor kelakuan kita ketika hidup di dunia. Baik itu yang diridhoi Allah SWT atau sebaliknya, hal-hal buruk yang pernah kita lakukan di dunia ini,” tuturnya.

 

Wakil Katib Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim ini menambahkan, kendati demikian, ada beberapa dokumen yang langsung diberikan oleh Allah SWT di atas timbangan amal kebaikan dan langsung mengalahkan semua keburukan yang pernah dilakukan. Dokumen tersebut salah satunya adalah hanya karena pernah membaca shalawat kepada Rasulullah SAW.

 

“Makanya seruwet apapun kita tenang saja, Syekh Abu Bakar Syatha pernah mengatakan, kamu perbanyak baca shalawat kepada Rasulillah SAW. Meskipun kita hidupnya selalu dipenuhi hal-hal buruk dan kesalahan-kesalahan, tenang saja, tidak apa-apa,” imbuhnya.

 

Ia menegaskan, memperbanyak membaca shalawat memiliki beberapa faedah diantaranya adalah dosanya mudah diampuni oleh Allah SWT dan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW.

 

“Kemudian faedah yang lain adalah semua harapan dan cita-cita kita semoga benar-benar dimudahkan oleh Allah SWT. Ketika kita sandarkan kepada Rasulillah, Insyaallah potensi untuk kemudian diijabahi Allah SWT semakin besar,” tegas kiai muda dari Pesantren Al Falah Ploso Kediri tersebut.

 

Diketahui, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan tari Saman oleh santri Pesantren Mahika, Gus Ali gondrong, Veve Zulfikar, dan Mafia Shalawat.

 

Tampak hadir dalam acara tersebut Menteri Desa PDTT, Wakil Ketua DPRD Jatim, Bupati dan Wabup Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo, Forkopimda, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Ketua PC GP Ansor, serta tamu undangan lainnya.


Metropolis Terbaru