• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 29 November 2022

Metropolis

LTNNU Jatim Ajak Sinergikan Program Digitalisasi Manuskrip

LTNNU Jatim Ajak Sinergikan Program Digitalisasi Manuskrip
Wakil Ketua PW LTNNU Jawa Timur, H Khalid Murtadla. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Wakil Ketua PW LTNNU Jawa Timur, H Khalid Murtadla. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Surabaya, NU Online Jatim
Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta'lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur, H Khalid Murtadla mengajak agar program-program yang dicanangkan dapat bersinergi dengan berbagai elemen, khususnya dalam digitalisasi manuskrip.


Pernyataan ini disampaikan saat acara Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus Unit Kerja PW LTNNU Jawa Timur. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula KH M Hasyim Asy'ari, Kantor PWNU Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (04/06/2022).


Dirinya menyampaikan, bahwa sejumlah kegiatan dan program PW LTN yang ditawarkan untuk dikerjasamakan dengan PC LTN yaitu Aspirasi (Asosiasi Peneliti Islam Nusantara), AsbitNU (Asosiasi Penerbit NU), Literasi Center, Pendidikan Kader Muallif, Lajnah Turots annahdliyyah, LTN Pustaka, Nine Vision, Dirasah Virtual Alkimya, Perpustakaan Turats, halaqoh.net.


"Kami berharap beberapa kegiatan yang sudah berjalan di PW LTN NU Jatim ini bisa diadopsi PC LTN NU se-Jawa Timur sehingga memiliki gerakan yang sama, semisal identifikasi turats yang saat pameran turats pada Muktamar ke-34 NU di Lampung mendapat apresiasi dari Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin,” katanya.


Menurutnya, kegiatan ini perlu dilakukan secara massif karena muncul keresahan banyaknya turats yang tidak terawat dan hampir punah. Disebutkan, 30 lebih karya Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, berhasil dikumpulkan guna digitalisasi dan diterbitkan. Sedangkan hasil katalogisasi manuskrip mencapai kira-kira 270 kitab.


"Dengan ini menandakan bahwa guru Hadratussyekh KH M Hasyim Asy'ari dan ulama NU Nusantara itu memiliki beberapa karya yang luar biasa seperti halnya Ratib Al-Haddad," tuturnya.


Khalid mengatakan, program yang dicanangkan bisa disinergikan dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur. Karenanya, pihaknya siap mendukung dengan kajian khusus dan digitalisasi.


"Jika dulu kita menguasai alam langit dengan doa-doa, kini sudah seharusnya juga menguasai alam digitalisasi. Artinya, jika dulu pengurus tidak butuh alam internet, kini pengurus membutuhkannya," ungkapnya.


Oleh karena itu, lanjutnya, dengan adanya Halal Bihalal ini, pihaknya merekomendasikan PWNU Jawa Timur bisa bekerja sama dengan PCNU se-Jawa Timur untuk menyatukan gerakan.


"Kami akan melakukan kaderisasi di bidang ta'lif, karena kita saat ini masih berkutat di qari'ul kutub. Semakin dikumpulkan kitab-kitab ulama pendahulu, kita semakin cinta dan tahu dengan ulama-ulama Nusantara," pungkasnya.


Metropolis Terbaru