• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Metropolis

Mengharukan, Fatayat NU di Sidoarjo Terima Wakaf Tanah Penjual Tahu Keliling

Mengharukan, Fatayat NU di Sidoarjo Terima Wakaf Tanah Penjual Tahu Keliling
PAC Fatayat NU Krian, Sidoarjo terima wakaf tanah dari penjual tahu keliling. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)
PAC Fatayat NU Krian, Sidoarjo terima wakaf tanah dari penjual tahu keliling. (Foto: NOJ/ Boy Ardiansyah)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Krian, Sidoarjo melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung Fatayat NU Krian di Dusun Ngagrok RT 01 RW  05 Desa Tempel, Krian, Sidoarjo, Rabu (22/06/2022).


Ketua PAC Fatayat NU Krian, Siti Khotimah mengaku terharu pada momentum ini. Pasalnya, tanah dari gedung yang akan dibangun merupakan wakaf dari Sobirin, suami dari Hj Aisyah yang sehari-hari bekerja menjual tahu keliling dengan sepeda ontel.


“Ternyata beliau tidak terlihat seperti orang kaya, tapi hatinya begitu besar mewakafkan tanah untuk Fatayat NU Krian. Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik dan berlipat ganda. Aamiin,” ujarnya.


Diketahui, gedung Fatayat NU Krian tersebut akan dibangun di atas tanah berukuran 6 x 16 meter. Nantinya, gedung tersebut akan berfungsi sebagai aula dan ruangan untuk Taman Pendidikan Qur’an (TPQ).


“Sementara area parkir Gedung tersebut juga merupakan tanah wakaf dari adik Hj Aisyah yang bernama Siti Aisyah,” terangnya.


Disebutkan oleh Siti Khotimah, bahwa pembiayaan untuk pembangunan gudung tersebut pihaknya mendapat suntikan dana dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo.


Dirinya mengaku sangat bersyukur karena keberadaan kantor atau gedung Fatayat NU tersebut ia cita-citakan sejak dahulu. Hal itu tidak lain agar semua kegiatan internal Fatayat NU bisa dilaksanakan di gedung tersebut, dari yang selama ini bergabung di Kantor MWCNU.


“Alhamdulillah, dengan adanya muwakif dan bantuan dana dari PCNU akhirnya cita-cita punya kantor sendiri segera terwujud,” tuturnya.


Siti Khotimah menegaskan, bahwa bila nanti pendanaan tidak cukup, pihaknya mengaku akan melakukan penggalangan dana agar kantor segera selesai, serta dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. “Semoga gedung Fatayat NU ini bermanfaat,” harapnya.


Sementara Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Krian, Muhaimin berharap dengan adanya pembangunan gedung Fatayat NU ini bisa membantu program pemerintah dalam bidang keagamaan, serta bisa memunculkan generasi Islam yang qur’ani.


“Sehingga bisa melahirkan generasi yang paham tentang Islam Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah. Serta, dapat menunjang kinerja Fatayat NU Krian selaku banom NU yang sangat produktif,” tandasnya.


Hadir pula dalam agenda pelatakan batu pertama tersebut di antaranya, Rais MWCNU Krian, Ketua PRNU dan Kepala Desa Tempel, serta Kepala Dusun Ngagrok.


Metropolis Terbaru