• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Metropolis

Siswa Madrasah di Bawean Dibekali Jurnalisme Video

Siswa Madrasah di Bawean Dibekali Jurnalisme Video
Pelatihan pembuatan video jurnalisme warga untuk siswa madrasah di Pulau Bawean. (Foto: NOJ/ Aminuddin)
Pelatihan pembuatan video jurnalisme warga untuk siswa madrasah di Pulau Bawean. (Foto: NOJ/ Aminuddin)

Gresik, NU Online Jatim

Yayasan Anak Pulau Nusantara bersama Pengurs Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) Bawean melaksanakan pelatihan pembuatan video jurnalisme warga dengan menggunakan handphone. Kegiatan ini menyasar siswa madrasah di Pulau Bawean.

 

Kegiatan tersebut dipusatkan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Raden Santri Gresik (RSG) Bawean, Rabu (13/01/2022). Hadir sebagai narasumber Ahmad Rozali dari TVNU dan Firman Eris dari TV9 Nusantara Surabaya. 

 

Ahmad Rozali menuturkan, bahwa kegiatan semacam ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa madrasah di Bawean agar bisa memproduksi konten video. 

 

“Lebih dari itu, kegiatan ini mengajarkan tentang jurnalisme video. Agar masyarakat Bawean, terutama anak-anak muda itu, bisa memproduksi video-videonya sendiri melalui platform media sosial," terangnya.

 

Ia menjelaskan, di era digital saat ini memungkinkan setiap orang untuk memproduksi konten dan menyebarluaskan secara publik. Hal ini penting dilakukan sebagai media edukasi dan dakwah.

 

"Nah, karena kita mempunyai kesempatan itu, pelatihan ini menjadi penting agar para siswa bisa membuat video jurnalisme yang baik," tegasnya.

 

Dua hal inti yang disampaikan Ahmad Rozali dalam kegiatan tersebut. Yakni, pertama, mengajarkan siswa madrasah terkait makna jurnalisme dan jurnalisme warga. “Kedua, yakni materi tentang teknik pembuatan video jurnalisme warga dan praktik,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Firman Eris dari TV9 Nusantara berharap, siswa yang mengikuti pelatihan nantinya dapat mengeksplor tempat-tempat yang ada di sekitar untuk disiarkan media sosial.

 

"Saya berharap nanti siswa bisa membuat konten sendiri dan mengekspos sendiri di berbagai media sosial, seperti instagram dan youtube," katanya.

 

Menurutnya, pelatihan ini penting dilakukan untuk menumbuhkan jiwa jurnalisme kepada pemuda. Agar tidak hanya jadi penikmat atau pun penonton, tapi juga membuat konten yang edukatif dan menginspirasi.

  

“Mereka nantinya jangan hanya jadi penonton atau penikmat (konten edukasi) di media sosial, karena mereka sebenarnya bisa berkreasi sendiri,” tandasnya.


Metropolis Terbaru