• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Nusiana

Kiai Hasyim Muzadi dan Maling

Kiai Hasyim Muzadi dan Maling
KH Hasyim Muzadi. (Foto: NU Online)
KH Hasyim Muzadi. (Foto: NU Online)

Lumajang, NU Online Jatim

Almarhum Kiai Hasyim Muzadi pernah mendapatkan pengalaman buruk saat menjadi Ketua PWNU Jawa Timur. Saat parkir di kantor PWNU Jatim, saat itu di Jalan Darmo Surabaya, cap merek mobil miliknya, Toyota Camry, dicongkel maling.


"Sampai geleng-geleng kepala Kiai Hasyim saat tahu cap mobilnya dicukit, diambil pencuri," cerita KH Ahmad Sadid Jauhari saat mengisi pengajian di Pondok Pesantren Al-Azizi Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, beberapa waktu lalu.


Tak ambil pusing, Kiai Hasyim kemudian langsung ke toko sparpart mobil untuk membeli dan memasang cap baru. Namun, di toko tidak ada. Mantan Ketua Umum PBNU dua periode itu akhirnya mencari ke Pasar Loak.


"Akhirnya beliau berinisiatif mencari di barat Pasar Turi, ke Pasar Loak, juga dikenal dengan Pasar Maling. Lho, kok, ketemu di sana, yang jual, ya, tantretan, kata Kiai Hasyim lah ini, kan, milik saya, Rek," cerita Kiai Sadid.


Kiai Hasyim kenal betul dengan benda miliknya. Si penjual pun tersipu malu, apalagi cap merek mobil yang dicuri milik Ketua PWNU Jatim. “Iya, ta, Kiai? Waduh, Arek-arek jupuk ndak delok-delok,” kata Kiai Sadid.


Sambil mesam-mesem, Kiai Hasyim kemudian bertanya kepada si penjual.


"Jenengan Islam, Pak?"


"Iya Islam, Kiai."


"NU?"


"Iya, NU, Kiai."


"Kok, nyuri, Pak?"


"Islam agama saya, Kiai, nyuri pekerjaan saya, Kiai."


Qiqiqiqiqiqi…


Nusiana Terbaru