• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 8 Desember 2022

Pantura

Peringati Harlah ke-99, NU di Lamongan Gelar Istighotsah Akbar

Peringati Harlah ke-99, NU di Lamongan Gelar Istighotsah Akbar
Peringatan Harlah ke-99 NU dan Istghotsah Akbar MWCNU Solokuro, Lamongan. (Foto: NOJ/ Siti Filzatul Haziyah)
Peringatan Harlah ke-99 NU dan Istghotsah Akbar MWCNU Solokuro, Lamongan. (Foto: NOJ/ Siti Filzatul Haziyah)

Lamongan, NU Online Jatim

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Solokuro, Lamongan mengadakan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung MWCNU setempat, Kamis (03/03/2022).


Acara yang diawali dengan istighotsah dan pembacaan shalawat thariqiyah tersebut dihadiri Wakil Bupati Lamongan KH Abdul Rauf, Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, serta diikuti pengurus lembaga dan banom NU setempat.


Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Lamongan KH Abdul Rauf menyampaikan, bahwa istighotsah kubro merupakan wujud terima kasih kepada muassis atau pendiri NU yang telah banyak berjasa dan menebar manfaat hingga saat ini.


“Apalagi dibarengi dengan dikukuhkannya Idarah Ghusniyah, mengenai arti dari Thariqoh Mu’tabarah, yaitu jalan yang tidak terputus sanadnya sampai Rasulullah. Dan di Nahdlatul Ulama memiliki 44 thariqoh yang mu’tabarah itu,” ujarnya.


Dirinya pun menyampaikan selamat atas dilantiknya Jatman Ghusniyah Solokuro. Ia berharap, program-program yang dicanangkan dapat berjalan serta terlaksana dengan baik.


“Dan, semoga membawa berkah dan kecintaan terhadap negeri ini,” ungkap Kiai Abdul Rauf.


Sementara Rais MWCNU Solokuro, KH Amin mengajak kepada Nahdliyin untuk berbenah diri, serta menata dan menjalankan jamiyah Nahdlatul Ulama dengan baik.


“Marilah kita berbenah diri, dan mari kita tata jamiyah kita dengan sistem dan manajemen yang sempurna,” katanya.


Hal tersebut karena, menurutnya, organisasi yang baik memiliki tata kelola dan manajemen organisasi yang baik. Ia pun mengingatkan, agar seluruh pengurus aktif dan mengikuti kegiatan-kegiatan NU secara rutin.
 


“Seluruh pengurus dan anggota harus selalu aktif dalam mengikuti kegiatan yang ada di Nahdlatul Ulama, baik di MWCNU maupun kegiatan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) masing-masing," pungkasnya.


Penulis: Siti Filzatul Haziyah


Pantura Terbaru