• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Parlemen

DPRD Jatim Apresiasi Pagelaran Puisi untuk Anak di Sidoarjo

DPRD Jatim Apresiasi Pagelaran Puisi untuk Anak di Sidoarjo
Pagelaran puisi anak di Sidoarjo. (Foto: NOJ/Totok)
Pagelaran puisi anak di Sidoarjo. (Foto: NOJ/Totok)

Sidoarjo, NU Online Jatim

DPRD Jawa Timur apresiasi pelaksanaan pergelaran padang bulan lewat puisi yang diselenggarakan Akatara Jurnalis Sahabat Anak (JSA), berkolaborasi dengan UNICEF Indonesia dan Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda).

 

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, offline di Dekesda Art Jalan Erlangga, Sidoarjo dan online melalui aplikasi Zoom, pada Ahad (26/09/2021). Pelaksanaan Kidung Anak Sidoarjo ini diawali dengan pelatihan penulisan puisi serta aktualisasi puisi yang diikuti 183 anak melalui zoom serta 54 anak melalui YouTube Dekesda.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 81 anak mengirimkan karya puisi beserta video pembacaan puisinya. Video tersebut juga ditayangkan di YouTube Dekesda untuk bisa dinikmati oleh semua masyarakat.

 

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini. Sungguh hebat karena anak-anak bisa memahami betapa pentingnya menjaga prokes. Kami orang dewasa harus belajar pada kalian (anak-anak)," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafaqih, Senin (27/09/2021).

 

Apresiasi juga disampaikan pemerhati anak yang juga Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Dr Andriyanto SH MKes.

 

"Ini sungguh luar biasa. Pandemi memang seharusnya tidak membatasi kita untuk berkreasi. Anak-anak membuktikan tetap bersemangat dalam kegiatan ini," ujar Andriyanto.

 

Ia juga tertarik dengan tema Azimat 3M Melawan Covid-19. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak ini bisa melawan Covid-19 jika dilakukan dengan benar.

 

"Pakai masker tidak bisa sembarangan. Kalau pakai maskernya vertikal juga tidak benar. Tapi harus menutup hidung dan mulut secara rapat. Begitu pula cuci tangan, minimal 20 detik dengan sabun dan air mengalir. Jika 3M dipraktikkan dengan benar, maka bisa menjadi azimat," jelasnya.

 

Acara ini juga dihadiri langsung Kepala Perwakilan Unicef Surabaya Ermi Ndoen, serta perwakilan peserta lomba penulisan dan pembacaan puisi. Peserta yang hadir di Dekesda memang dibatasi jumlahnya karena penerapan prokes.

 

“Banyak karya anak-anak yang luar biasa. Diantara para peserta ini, akan muncul bakat-bakat baru yang akan meneruskan khasanah sastra di Indonesia bahkan di dunia,” ucap Ermi.

 

Menurut Ermi, dengan kegiatan ini anak-anak sudah bisa belajar tentang penulisan dan literasi. Di tengah pandemi mereka juga bisa menyampaikan pesan kebaikan itu untuk bisa saling mengingatkan dalam menerapkan 3M.

 

“Karya puisi ini bisa dinikmati sebagai bagian dari kreatifitas anak-anak,” pungkasnya.


Parlemen Terbaru