• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Parlemen

Gus Hilmy: Fatayat NU Terdepan Jaga NKRI

Gus Hilmy: Fatayat NU Terdepan Jaga NKRI
H Ahmad Hilmy saat mengisi acara di kantor PCNU Kabupaten Probolinggo. (Foto: NOJ/ISt)
H Ahmad Hilmy saat mengisi acara di kantor PCNU Kabupaten Probolinggo. (Foto: NOJ/ISt)

Probolinggo, NU Online Jatim
Bagi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H Ahmad Hilmy bahwa Fatayat NU menjadi organisasi terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 

Pandangan tersebut disampaikan saat hadir pada kegiatan wawasan kebangsaan bertema: Spirit Nasionalisme di Tengah Pandemi Covid-19, Rabu (12/01/2022). Kegiatan dipusatkan di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Desa Warujinggo, Leces.
 

“Semangat perjuangan pahlawan tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh NU. Oleh karena itu, saya meminta para generasi muda khususnya PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo wilayah barat untuk meneruskan semangat perjuangan sesuai dengan kondisi saat ini,” kata Gus Hilmy, sapaan akrabnya.
 

Menurutnya, sekarang semangat bukan lagi merebut kemerdekaan dari kaum penjajah, melainkan harus mengisinya. “Agar negara ini terus berkembang lebih maju dan hal itu harus dilakukan oleh generasi muda,” ungkap dia.
 

Alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tersebut menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 generasi muda NU harus berperan aktif dan menunjukkan semangat. “Caranya dengan berada di garis terdepan untuk menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat dengan menyampaikan narasi positif,” ujarnya.
 

Apalagi di tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berbagai informasi bisa dengan cepat di ketahui. Namun, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dibarengi dengan peningkatan iman dan takwa.
 

“Banyak penyebaran berita yang memang kita tidak bisa tolak. Namun, sebagai generasi muda khususnya generasi muda NU harus bisa memfilter berita-berita yang belum jelas kebenarannya,” paparnya.
 

Menurutnya, ke depan tantangan akan semakin besar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Oleh karena itu, dirinya mengajak pemuda NU bisa mengembangkan berbagai program agar para pemuda mempunyai ketahanan terhadap berbagai tantangan yang bertujuan untuk membelokkan ideologi negara. 
 

“Dalam hal ini, Fatayat NU bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga eksistensi negara NKRI,” pungkas dia.


Parlemen Terbaru