• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Pendidikan

FKIK UIN Malang Raih Runner Up Ajang Lomba Video Tingkat Nasional

FKIK UIN Malang Raih Runner Up Ajang Lomba Video Tingkat Nasional
Mahasiswa FKIK UIN Malang raih Runner Up ajang lomba video tingkat nasional. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)
Mahasiswa FKIK UIN Malang raih Runner Up ajang lomba video tingkat nasional. (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang kembali mengharumkan nama di tingkat nasional dengan mengangkat tema 'DrugCare'. Perwakilan tim mahasiswa Jurusan Farmasi angkatan tahun 2018 menorehkan hasil runner up dalam ajang Lomba Video Entrepreneur National Entrepreneurship Festival 2022.


Salah satu tim, Damas Alvinnu F mengatakan, DrugCare merupakan sebuah platform yang menjadi ekosistem pelayanan kesehatan digital mulai dari hulu sampai hilir. Sistem yang mengintegrasikan fasilitas pelayanan kesehatan, seluruh tenaga kesehatan, produk kesehatan untuk pemerataan dan pelayanan kesehatan.


"Ada banyak fitur yang ada dalam aplikasi ini, tujuannya juga mendukung Indonesia Emas 2045 dan SDGs 2030. Berbicara SDM yang berkualitas dan berdaya saing harus ditopang dengan kesehatan yang terjamin," katanya, Jum'at (10/06/2022).


Menurutnya, lomba tersebut mengusung tema 'Optimalisasi Media Digital untuk Membangun Bisnis yang Brilian, Kreatif dan Unik dalam Persiapan Menghadapi Era Endemik'. Lomba ini digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).


"Perlombaan tersebut diaktualisasikan dalam bentuk video terkait inovasi dan gagasan sebuah sistem enterpreneur dengan sentuhan teknologi dan media digital," terangnya.


Mahasiswa yang pernah menjabat Sekjend Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia menuturkan, munculnya ide aplikasi atas kesadaran dari anggota tim sebagai kader-kader kesehatan Ulul Albab ingin turut serta dalam melahirkan sebuah inovasi pada sistem kesehatan Indonesia.


Kemudian belajar dari pandemi covid-19, terdapat berbagai permasalahan seperti masalah penyakit yang persisten, kurangnya optimalisasi layanan primer kesehatan. Sampai permasalahan dalam distribusi obat dan alat kesehatan yang kurang distribusi secara merata dan terjadinya kelangkaan dalam sediaan-sediaan vital tersebut.


"Oleh sebab itu, kami berharap gagasan dan konsep ini nanti ke depannya bisa berkolaborasi dan bekerja sama antar lembaga pendidikan, pemerintah, dan stakeholder lainya untuk realisasi ekosistem digital pelayanan kesehatan," tutupnya.


Sebagai informasi, tim dari FKIK UIN Maliki Malang tergabung atas tiga mahasiswa, yakni Nur Afifah, Damas Raja Alvinnu F dan Sela Ardhisa Rosalind. Tim UIN Malang berorientasi jaminan mutu kesehatan berinovasi membuat sebuah sistem digital kesehatan, akhirnya tercetuslah 'DrugCare'.


Pendidikan Terbaru