• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 22 April 2024

Pendidikan

Mahasiswa Kedokteran Unisma Ikuti KSM Internasional di Thailand

Mahasiswa Kedokteran Unisma Ikuti KSM Internasional di Thailand
Pelepasan secara simbolis peserta KSM oleh Rektor Unisma Prof Maskuri, Sabtu (17/02/2024). (Foto: suryamalang.com)
Pelepasan secara simbolis peserta KSM oleh Rektor Unisma Prof Maskuri, Sabtu (17/02/2024). (Foto: suryamalang.com)

Malang, NU Online Jatim

Sebanyak 9 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) mengikuti Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Internasional di Thailand. Pelaksanaan KSM di Negeri Gajah Putih akan digelar selama 10 hari.

 

9 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma tersebut resmi dilepas bersama ratusan peserta KSM lain di wilayah Malang Raya. Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri MSi di halaman Gedung Utsman bin Affan Unisma, Malang, Sabtu (17/02/2024).

 

Dalam sambutannya, Prof Maskuri mengatakan, bahwa KSM Internasional diikuti mahasiswa dari Fakultas Kedokteran yang disebar ke Thailand. Di sana, mereka akan melakukan diagnosis penyakit dan melakukan pengobatan.

 

“Di sana, Unisma bersinergi dengan pusat kesehatan masyarakat Thailand,” ujar Prof Maskuri dilansir dari beritajatim.com, Ahad (18/02/2024).

 

Ia menambahkan, mahasiswa yang mengikuti KSM Internasional diharapkan nanti dapat menghasilkan produk-produk KSM. Di lokasi pengabdian, peserta KSM diwajibkan mengangkat suatu tema tertentu.

 

“Program KSM Internasional reguler yang kita laksanakan. Artinya bentuk pengabdian seperti biasanya tapi harus menghasilkan produk-produk KSM,” ungkapnya.

 

“Mereka diharuskan juga untuk menghasilkan jurnal, dieksposes dengan media sosial atau media massa, video kegiatan, dan modul kegiatan,” imbuh Prof Maskuri.

 

KSM Unisma tahun ini berkaitan dengan milestone entrepreneur university. Mahasiswa mengembangkan skill dan inovasi bersama-sama dengan masyarakat yang kemudian menumbuhkan jiwa entrepreneur.

 

“Misal ada lokasi yang berpotensi untuk tempat wisata, mahasiswa bisa mendesain wisata yang bagus, dan itu bisa menciptakan sadar wisata. Lalu menciptakan ekonomi kerakyatannya dan mengkonsolidasikan potensi yang ada sebagai kekuatan,” katanya.

 

Sementara Ketua LPPM Unisma, Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari MP menjelaskan, bahwa peserta KSM Internasional akan berada di Thailand selama 10 hari. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan kegiatan KSM di Indonesia. Total waktu pelaksanaan KSM di Indonesia selama 5 pekan.

 

“Mereka 9 orang dari Fakultas Kedokteran, di sana (Thailand) selama 10 hari. Setelah pulang dari Thailand mereka disambung KSM di Indonesia,” tukas Woro.


Pendidikan Terbaru