• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Pendidikan

Pesantren UIN Malang Jadi Percontohan Sejumlah Kampus

Pesantren UIN Malang Jadi Percontohan Sejumlah Kampus
Pesantren UIN Malang jadi percontohan kampus lain. (Foto: NOJ/Humas)
Pesantren UIN Malang jadi percontohan kampus lain. (Foto: NOJ/Humas)

Malang, NU Online Jatim
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mewajibkan mahasiswa tinggal di ma'had atau asrama selama dua semester.


Rektor UIN Malang, Prof Zainuddin mengatakan, Ma'had Al Jami'ah merupakan salah satu percontohan. Hal tersebut tidak ada atau tidak dimiliki oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Perguruan tinggi Negeri (PTN) lainnya.


“Sampai saat ini belum ada PTKIN lain yang memiliki ma'had yang dikelola dengan profesional dan benar-benar ma'hadi. Selanjutnya, di beberapa PTKIN kendati baru besar dan disediakan ma'had seperti UIN Malang, namun ternyata santrinya tidak siap, ada yang beralasan karena jauh. Mungkin tradisi dan karena tidak ada kyainya, maksudnya kurang adanya kyai seperti di malang ini,” ujarnya.


Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada pengurus ma'had yang telah menyelenggarakan acara Workshop SDM. Hal ini penting untuk memberi pembekalan kepada semuanya (musyrif dan musyrifah-red).


“Karena ma'had itu merupakan salah satu distingsi dari UIN Malang, selain dari adanya pusat pengembangan bahasa asing, Hai' ah Tahfidzul Qur'an (HTQ) dan Model Pembelajaran Terpadu (ILeM),” terangnya dalam Workshop Pengembangan Sumber Daya musyrif dan musryifah tahun 2022 di Auditorium lantai 5, Gedung Rektorat DR (HC) Ir Soekarno, Rabu (03/08/2022).


Prof Zain menduga hal tersebut karena di Malang banyak sekali kiai yang berminat menjadi bagian pembina ma'had dan usianya masih muda-muda. Ditambah di PTKIN lainnya juga tidak memiliki rumah kiai seperti yang ada di UIN Maliki Malang.


"Oleh sebab itu ma'had yang ada di kampus kita tercinta ini menjadi percontohan bagi yang lainnya," paparnya.


Pihaknya menambahkan, ma'had di UIN Maliki Malang juga memiliki musyrif dan musyrifah yang jumlahnya kurang lebih 300 orang, mereka semua sebagai pengurus dan pendamping bagi para mahasantri selama di ma'had.


Pendidikan Terbaru