• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 18 Juni 2024

Pendidikan

Unisma Bershalawat, Upaya Meraup Berkah dari Bacaannya

Unisma Bershalawat, Upaya Meraup Berkah dari Bacaannya
Shalawat bersama Majlis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan. (Foto: NOJ/beritajatim.com)
Shalawat bersama Majlis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan. (Foto: NOJ/beritajatim.com)

Malang, NU Online Jatim

Ribuan jamaah memadati halaman depan Universitas Islam Malang (Unisma) dengan melantunkan shalawat bersama Majlis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan. Acara bertajuk ‘Unisma Bershalawat’ ini menghadirkan Habib Jamal Toha bin Ba’agil.


Wakil Rektor III Unisma Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Publikasi Unisma, Prof. Dr. H. Badat Muwakhid, M.P. mengatakan, kegiatan Unisma bershalawat ini sebagai upaya untuk meraup berkah dari bacaan shalawat. Dengan bacaan shalawat, Unisma juga ikut terdampak kemurahan agar berkembang dari waktu ke waktu.


“Shalawat itu menjadi kebutuhan rohani dan tidak bisa dipungkiri menjadi suatu kepuasan rohaniah. Tujuan kita bersama di sini, tidak lain kecuali melaksanakan yang diperintahkan Allah SWT,” ujarnya di halaman depan Unisma, Senin (10/06/2024).


Menurut Prof Badat, bacaan shalawat perlu dijadikan sebagai tawasul untuk terkabulnya permohonan kepada Allah SWT. Berbagai persoalan hidup dapat dikabulkan Allah SWT lewat jalan shalawat.


“Yang sudah berkeluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga, yang jomblo segera mendapat pendamping, yang sedang mencari ilmu berharap keberhasilan. Tawassul dengan shalawat dapat mendekatkan kebutuhan lebih mudah terkabul insya Allah,” terangnya.


Pihaknya berharap, dengan memohon doa dari jamaah dan pahala dari shalawat agar semakin mendapat kepercayaan masyarakat. Apalagi Unisma sebagai tempat belajar yang salah satunya mengajarkan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).


“Unisma wadah bagi semua umat Islam, mengembangkan akidah Aswaja. Maka dari itu perlu untuk memohon pada Allah SWT agar Unisma senantiasa berkembang dan terus melesat,” ungkapnya.


Saat ini, Unisma sudah memiliki 17.000 mahasiswa  dari 33 negara. Separuh prodi terakreditasi baik dan Internasional. Unisma akan menjadi kebanggaan kaum muslimin, sesuai dengan namanya ada kata Islam, sehingga kampus ini milik umat Islam.


Pendidikan Terbaru