Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

OPOP Jatim Siapkan Skema Pemulihan Ekonomi Pesantren

OPOP Jatim Siapkan Skema Pemulihan Ekonomi Pesantren
Berbagai produk karya santri. (Foto: NOJ/opopjatim)
Berbagai produk karya santri. (Foto: NOJ/opopjatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Pandemi Covid-19 nyatanya juga menyerang lembaga pendidikan. Tidak hanya sistem pembelajarannya, namun perekonomian yang dimiliki juga terancam seperti yang dialami pesantren. Hal tersebut memacu beberapa pihak yang berkompeten untuk angkat suara.

 

Candra Fajri Ananda, Staf Ahli Menteri Keuangan mengatakan jika selama masa transisi era new normal pemerintah sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu pesantren.

 

“Saat ini pemerintah masih terus menyiapkan untuk program yang dapat membantu perekonomian pesantren,” kata pria yang juga menjabat sebagai komisaris Bank Jatim, Senin (31/05/2021).

 

Selain itu, Muhammad Ghofirin, Sekretaris One Pesantren One Product (OPOP) Jatim menerangkan jika OPOP Jatim telah membantu perekonomian pesantren dengan pelatihan pemasaran hingga halal center.

 

“Adanya pandemi ini membuat kami semakin gencar untuk melaksanakan pemulihan ekonomi bagi pesantren,” terangnya.

 

Ghofirin menjelaskan banyak peserta OPOP yang tengah mengurus sertifikat halal melalui halal canter yang ada di Unusa. Ini sebagai salah satu upaya untuk menjalankan perekonomian pondok pesantren.

 

“Selain itu di OPOP ini juga terus melakukan pelatihan kepada pelaku usaha pondok pesantren yang merupakan penggerak ekonomi,” jelasnya.

 

Sedangkan, Alaika Fajri, koordinator bidang pengembangan pesantrenpreneur OPOP mengungkapkan jika keuangan pondok pesantren harus dipisahkan antara keuangan pondok dengan bisnis.

 

“Jadi harus dibuatkan holding jadi memang benar-benar bisa mengelola keuangan dengan baik,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Alex.

Bank Jatim (31/7)