• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Rehat

Pidato Bersejarah Gus Salam saat Kick Off 1 Abad NU

Pidato Bersejarah Gus Salam saat Kick Off 1 Abad NU
Gus Salam saat pidato. (Foto: NOJ/MC)
Gus Salam saat pidato. (Foto: NOJ/MC)

Kick Off Harlah 1 Abad NU yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berlangsung Kamis (28/07/2022) malam. Diperkirakan 5000 hadirin memadati Monumen Tugu Pahlawan Surabaya. Dan KH Abdussalam Shohib selaku Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU menyampaikan pidato bersejarah pada kegiatan yang mendapatkan perhatian khalayak tersebut. 

Berikut ini adalah sambutan Gus Salam yang juga Wakil Ketua PWNU Jatim di hadapan hadirin.


Malam hari ini kita berkumpul di bawah tugu pahlawan, prasasti yang begitu gagah sebagai penanda perjuangan rakyat, ulama dan tentara membebaskan negera tercinta dari penjajahan selama 3,5 abad. Tidak jauh dari tempat ini, tepatnya di Bubutan, Kebondalem dan Langgar Gipo, hampir 100 tahun yang lalu dalam hitungan hijriyah para ulama bermusyawarah, istikharah dan bermunajat yang menjadi embrio lahirnya jam’iyah yang kita cintai dan kita banggakan yaitu Nahdlatul Ulama.

 

Inilah alasan ketika pagi tadi kami melakukan napak tilas dengan khataman Al-Qur'an, santunan, istighotsah di Bubutan dan sekitarnya. Serta malan hari ini kita berkumpul di tempat ini, karena sejarah selalu menyimpan pelajaran, teladan dan pengetahuan yang dalam dan luas. Sebagaimana yang disampaikan oleh Abdurrohman bin Kholdun, antropolog Islam abad pertengahan dalam kitabnya Muqaddimah Tarikh Ibni Khaldun:

ان فى التاريخ ابلغ علم

 

Masyayikh, Forkompimda serta warga NU yang Berbahagia

Perjalanan seratus tahun atau satu abad merupakan pertanda dari perubahan peradaban, perubahan gaya hidup dam pembaharuan dalam mengenalkan Islam sebagai agama. Sebagaimana tersirat dalam sabda dan pesan suci Baginda Nabi Muhammad SAW: 


ان الله يبعث لهذه الامة فى رأس كل مائة سنة من يجدد لها دينها


Dengan landasan inilah PWNU Jawa Timur mengusung narasi bernas dalam memperingati satu abad NU, NU dari pesantren untuk peradaban dan perdamaian dunia. Khusus pada event kick off malam ini, kami mengambil tema harmoni, kolaborasi dan inovasi.


Dengan harmoni, stabilitas keamanan negeri yang kita cintai ini akan terjaga. Dengan harmoni, kita warga negara Indonesia akan tenang melakukan ritual keagamaan. Dengan harmoni, kita warga NU akan melaksanakan apel kader di Gresik pada tanggal10  November 2022 dan istighotsah kubro bersama satu juta Nahdliyin di Sidoarjo pada tanggal 12 Februari 2022 dengan tenang, aman, nyaman dan damai. Harmoni malam hari ini kita visualisasikan dengan penampilan paduan suara Polrestabes Surabaya yang personelnya dari lintas agama dan barongsai dari Klenteng Boen Bio Kapasan.


Kolaborasi adalah kemauan untuk menjaga kebersamaan, kekompakan dan saling pengertian. Kolaborasi menumbuhkan simpati dan empati kepada sesama serta menyadarkan kita manusia adalah makhluk sosial. Kolaborasi akan menjadikan kita semakin kuat dan kokoh sebagai bangsa. Malam hari ini telah kita saksikan kolaborasi TNI dan Polri dalam membaca Al-Qur'an dan sari tilawah. Dan setelah ini akan kita saksikan kolaborasi pembacaan puisi oleh Ketua PWNU Jatim, Ketua PW Muhammadiyah Jatim dan Ketua Umum MUI Jatim.


Warga Jawa Timur yang berbahagia

Perubahan adalah keniscayaan. Menjadi manusia yang kreatif, adaptif serta inovatif merupakan kebutuhan. Menjaga norma, akhlak, nilai-nilai mulia yang diwariskan oleh para pendahulu adalah sebuah keharusan. Sungguh tepat apa yang didawuhkan ulama Nusantara Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar al Bantani bahwa orang bijak mampu merespons perubahan zaman dengan arif, kreatif dan inovatif.:

العاقل من ينظر الى تقلب الازمنة  و يتادب بحسبها

 

Sebentar lagi akan kita lihat karya busana dari desainer NU yang akan diperagakan oleh model profesional dan setengah profesional yakni gus, ning, serta Forkompimda. Bukan untuk menyaingi Citayam Fashion Week yang sedang booming. Tapi untuk memberi teladan bagaimana kita menyalurkan hobi, berkreasi tanpa mengganggu keseimbangan sosial di lingkungan sekitar kita.


Untuk mengenalkan nilai-nilai pesantren yang agung kepada generasi penerus, generasi milenial dan gen Z dengan cara mereka, perkenankan kami mempersembahkan Konser Goes to Campus yang rencananya akan kita laksanakan tanggal 20 November 2022 di Dome UNESA yang akan menampilkan Deny Cak Nan, Sabrang Letto feat Five G atau gawagisul khomsah yaitu lima gus yang flamboyan dan kharismatik serta idola kita semua Gus Haris Genggong, Gus Reza Lirboyo, Gus Kautsar Ploso, Lora Karror Bangkalan, dan Gus Amak Pasuruan.


Kami panitia satu abad wa bil khusus bidang kick off dan napak tilas berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah ikut mensupport acara hari ini. Khususnya kepada Ibu Gubernur, Wali Kota dan Kapolrestabes Surabaya.


Rehat Terbaru